Liga 1
Skema Klasik Attack Milan Petrovic jika Latih Arema FC: 1 Sosok Diprediksi Ganas Lagi, Aremania Cek
Kandidat pelatih asing Arema FC kini juga tak luput dari nama mantan pelatih Singo Edan, Milan Petrovic, berikut prediksi skema yang dimainkan.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kandidat pelatih asing Arema FC kini juga tak luput dari nama mantan pelatih Singo Edan, Milan Petrovic.
Dilansir TribunWow.com, sepeninggal I Putu Gede dan Joko Susilo, kursi pelatih Arema FC kini santer bakal kembali diisi nahkoda asing.
Sempat dikabarkan membidik Divaldo Alves, Arema FC ternyata juga dikabarkan melirik potensinya menggaet mantan pelatihnya asal Slovenia, Milan Petrovic.
Munculnya kembali nama Milan Petrovic dalam bursa pelatih Arema FC tak terlepas dari banyaknya Aremania yang meminta dirinya kembali melatih Singo Edan.
Baca juga: Arema FC Full Rungkad, Aji Santoso Pilih Gabung Persikabo 1973, Suporter Persebaya Sontak Respon Ini
Catatan statistik Milan Petrovic kala membesut Arema FC pada saat itu jadi sebab pelatih asal Slovenia itu banyak dieluhkan untuk kembali memegang kendali Singo Edan.
Tercatat, di bawah kepemimpinan Milan Petrovic, Arema FC sukses menang di 13 pertandingan yang dilakoni dari 25 laga yang dimainkan.
Di mana 5 di antaranya berakhir imbang dan 7 menelan kekalahan.
Rasio statistik yang tentu wajar jika para Aremania menginginkan Milan Petrovic kembali latih Arema FC.
Lantas, bagaimana untuk peluang dan potensi skema yang diprediksi bakal dimainkan Milan Petrovic jika gabung Arema FC?
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, potensi Arema FC untuk mendatangkan Milan Petrovic terbuka lebar.
Pasalnya, sejak Desember 2021 lalu dirinya belum kedapatan melatih tim manapun.
Pelatih berusia 61 tahun itu terakhir kali melatih klub Liga Slovenia Rudar Velenje.
Melirik situasi itu, maka, potensi Arema FC kembali merekrutnya sangat terbuka lebar.
Mengingat, manajemen Arema FC hanya tinggal menawarkan durasi kontrak dan gaji yang diinginkan.
Sementara itu, untuk potensi strategi yang dimainkan lebih mengarah kepada skema klasik 4-3-3.