Liga 2
Transfer Kontras Persela Lamongan-Gresik United: Beda Kiblat, Persib-Persija hingga Cita Rasa Jatim
Beda skema transfer yang dilakukan oleh Persela Lmamongan dan Gresik United, LA Mania dan Ultras Gresik cek skemanya
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Transfer kontras Persela Lamongan dan Gresik United, berbeda kiblat, satu mengarah ke alumnus Persib Bandung dan Persija Jakarta, satu lainnya memilih mendatangkan pemain berpengalaman membela tim di Jawa Timur.
Dilansir TribunWow.com, Persela Lamongan dan Gresik United merupakan dua tim yang sejauh ini terlihat agresif dalam perburuan pemain anyar.
Klub bernuansa biru muda dan kuning di Jawa Timur itu melakukan pergerakan transfer dan kiblat yang berbeda.
Persela Lamongan terlihat langsung tancap gas dengan mayoritas mendatangkan pemain dari FC Bekasi City.
Baca juga: Djanur Cari 1 Asing Lagi untuk Persela Lamongan? Bisa Lirik Opsi 3 Mantan Nganggur, Ada Eks Persija
Sementara Gresik United terkesan lama karena memilih untuk merampungkan proses negosiasi kontrak dengan para pemain.
Meski begitu, keduanya memiliki kesamaan yakni mendatangkan pemain bergrade Liga 1 dan memiliki nama besar serta label Timnas Indonesia.
Lantas, untuk perbedaan kiblat, apa yang menjadi rujukan transfer Persela Lamongan dan Gresik United untuk gelaran Liga 2 2023/2024?
Berikut ulasan perbedaan kiblat atau rujukan transfer dua tim Jawa Timur, Persela Lamongan dan Gresik United:
Persela Lamongan
Persela Lamongan kini akrab dengan nuansa Persib Bandung dan Persija Jakarta didalamnya.
Dilansir TribunWow.com, pada bursa transfer awal musim ini, Persela Lamongan sangat agresif dalam menggaet pemain anyar.
Pemain-pemain rasa Persib Bandung dan Persija Jakarta sudah berhasil Persela Lamongan kantongi.
Total sudah ada 10 dari 14 nama yang sudah didatangkan Persela Lamongan berbau Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Baca juga: Persela Lamongan Ikhlas? Mantan Anak Emasnya Kini Berpotensi Membelot ke Pesaingnya PSIM Yogyakarta
Untuk alumnus Persib Bandung, total ada lima nama yang sukses didatangkan oleh Djajang Nurjaman.
Kelima nama tersebut di antaranya adalah Wildansyah, M Agung Pribadi, Wandi Bobon, Zulham Zamrun dan Herman Dzumafo.