Breaking News:

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Soal Tudingan Zina di Kalangan Santri Al Zaytun, Forum Pondok Pesantren Tuntut Permintaan Maaf

alumni Al Zaytun juga mengutuk keras pernyataan Ken yang dianggap fitnah kepada Ponpes Al Zaytun.

YouTube tvOneNews
Ken Setiawan, pendiri NII Crisis Center (kiri), dan Panji Gumilang, pimpinan Ponpes Al Zaytun (kanan), Ken Setiawan menyebut Al Zaytun sampai sasar kalangan artis untuk menggalang dana, Senin (26/6/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Pondok Pesantren Al Zaytun memberikan tanggapan soal tuduhan zina di kalangan santri.

Hal ini awalnya ditudingkan oleh Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center.

Forum Komunikasi Alumni Pondok Pesantren Al Zaytun lalu memberikan batas waktu 3x24 jam kepada Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center untuk mencabut secara terbuka tuduhan itu.

Baca juga: Dituduh Jadi Bekingan, Moeldoko Bongkar Sederet Pejabat yang Pernah ke Al Zaytun, Ada Eks Wapres

Tudingan tersebut terkait zina di kalangan santri Ponpes Al Zaytun.

Pernyataan sikap alumni Ponpes Al Zaytun itu telah dikonfirmasi Kompas.com dari narahubung alumni Al Zaytun Muhammad Ikhsan, Jumat (7/7/2023).

"Kami meminta kepada Ken setiawan untuk mencabut pernyataannya melalui pernyataan terbuka di media massa dalam waktu 3x24 jam setelah pernyataan ini disampaikan," tulis alumni dalam pernyataan sikap tersebut.

Dalam pernyataan sikap itu, alumni Al Zaytun juga mengutuk keras pernyataan Ken yang dianggap fitnah kepada Ponpes Al Zaytun.

"Kami menyampaikan bahwa apa yang disampaikan oleh Ken Setiawan tersebut merupakan pernyataan yang sesat dan menyesatkan," tulis pernyataan.

"Karena selama kami mengenyam Pendidikan di Al Zaytun, kami tidak mendapati praktik tersebut," sambungnya.

Baca juga: Gelak Tawa Disusul Ancaman Moeldoko saat Bahas Bekingan Al Zaytun dan Panji Gumilang Cs: Ngawur

Selain itu, alumni Ponpes Al Zaytun juga menegaskan, telah menyerahkan upaya penyelesaian polemik yang saat ini terjadi di Al Zaytun sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Besar harapan kami polemik yang timbul segera dapat terselesaikan dikarenakan telah banyak menimbulkan keresahan di kalangan alumni Al-Zaytun dan juga masyarakat umum," tulis pesan sikap itu.

Ikshan mengatakan, alum Al Zaytun akan memberikan pernyataan sikap lanjutan jika pada Senin (10/7/2023) pekan depan Ken belum juga mencabut pernyataannya. 

Sebagai informasi, pesantren Al Zaytun menjadi sorotan setelah pimpinannya, Panji Gumilang memberikan pernyataan kontroversial ke publik seperti menyebut Indramayu sebagai tanah suci.

Selain itu, Panji Gumilang juga menyebut kitab suci Umat Islam Alquran sebagai kalam nabi, bukan kalam Tuhan.

Terbaru, Panji Gumilang dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penistaan agama. Laporan kasus tersebut sudah naik penyidikan ditambah dengan dugaan melakukan ujaran kebencian. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alumni Al Zaytun Ultimatum Pendiri NII Crisis Center Cabut Pernyataan Terkait Tuduhan Zina di Kalangan Santri."

Sumber: Kompas.com
Tags:
Ponpes Al ZaytunNegara Islam IndonesiaPanji Gumilang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved