Breaking News:

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Dibidik Sejak 2002, MUI Ungkit Sejumlah Alasan Kasus Ponpes Al Zaytun Baru Dapat Perhatian Publik

MUI menyalahkan tindakan Panji Gumilang soal terbongkarnya ajaran sesat yang ada di Ponpes Al Zaytun.

YouTube tvOneNews
Wasekjen MUI, Muhammad Ziyad (kiri) dan Panji Gumilang (kanan), MUI salahkan Panji Gumilang karena ajaran Al Zaytun terbongkar ke publik, Senin (3/7/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menanggapi kasus yang berkaitan dengan Ponpes Al Zaytun di Indramayu, Jawa Barat. 

Seperti yang diketahui, Ponpes Al Zaytun sedang menjadi sorotan tajam publik lantaran dianggap memberikan doktrin ajaran 'sesat' kepada para pengikutnya. 

Dilansir TribunWow.com terbaru Wasekjen MUI yaitu Muhammad Ziyad membeberkan sejumlah alasan mengapa kasus Al Zaytun bisa mendapatkan atensi yang tinggi dari publik. 

Baca juga: Nasib 4.985 Santri di Ponpes Al Zaytun Abu-abu Gegara Panji Gumilang, Begini Keinginan Menko PMK

Menurut Ziyad, ajaran Al Zaytun ini terbongkar karena peran besar Panji Gumilang

Ziyad menilai Ponpes Al Zaytun melakukan masifikasi publikasi terhadap ajarannya.

Ajaran tersebut di antaranya shaf salat yang dicampur laki-laki, perempuan, ada non muslim di barisan salat, dan masih banyak lagi. 

Ziyad menuturkan ajaran tersebut sangat-sangat bertentangan dengan syariat agama Islam. 

"Kemudian kenapa sekarang ini mencuat ini kan karena masifikasi publikasi yang dilakukan Al Zaytun sendiri yang dalam banyak hal kontroversi misalnya terkait dengan perenggangan salat di sana bercampur antara laki-laki dan perempuan bahkan mohon maaf ada non muslim yang kemudian duduk di shaf terdepan," ujar Ziyad dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 3 Juli 2023. 

Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, pada Kamis 29 Juni 2023. Terbaru, MUI salahkan Panji Gumilang soal terbongkarnya ajaran Al Zaytun, Senin (3/7/2023).
Pimpinan Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang, pada Kamis 29 Juni 2023. Terbaru, MUI salahkan Panji Gumilang soal terbongkarnya ajaran Al Zaytun, Senin (3/7/2023). (YouTube Al-Zaytun Official)

"Kemudian sekarang tidak ada udzur syar'i kemudian melakukan shaf social distancing ini juga menyalahi dalam konteks tuntunan agama, kecuali pada masa Covid dan itu sudah dikeluarkan fatwa tentang Covid sekarang udah enggak ada Covid gitu loh," sambungnya. 

Adapun, MUI memiliki komitmen akan meluruskan konteks-konteks dan pemahaman yang ada di Ponpes Al Zaytun dengan melakukan penyelidikan. 

Sejauh ini MUI sedang berada di tahap mengindikasi. 

Baca juga: Panji Gumilang Panen Duit Lewat Lempar Jumrah 1 Muharam, Rekening Pimpinan Al Zaytun Menggendut

Dan untuk keputusan final MUI akan berdiskusi dengan lembaga yang berwenang. 

"Inilah yang pemahaman terhadap sumber rujukan dan sunahnya yang menyalahi dalam penafsiran ini yang kemudian MUI meluruskan dalam konteks-konteks ini," terang Ziyad. 

"Baru mengindikasi dari beberapa ini karena ini masih dalam proses untuk sampai dalam pemgambilan keputusan di Dewan Pimpinan," saambungnya. 

Video dapat dilihat mulai menit pertama: 

Halaman
12
Tags:
Berita ViralPonpes Al ZaytunMajelis Ulama Indonesia (MUI)Panji Gumilang
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved