Breaking News:

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Heran Panji Gumilang Punya 256 Rekening, Susno Duadji Desak Telusuri Aliran Dana Ponpes Al Zaytun

Eks petinggi Polri Susno Duadji menilai aliran dana di seputar Ponpes Al Zaytun bisa dilacak dari 256 rekening milik Panji Gumilang.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Jayanti Tri Utam
YouTube METRO TV
Kolase foto Eks Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji (kiri) dan pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang, Sabtu (1/7/2023). 

Istilah para donatur tersebut terbagi menjadi dua yaitu desa maju dan desa tertinggal. 

Untuk Desa maju menyasar orang-orang yang tinggal di daerah Jakarta Selatan. 

Orang-orang tersebut datang dari kalangan mahasiswa hingga para artis. 

Informasi tersebut diketahui dari mantan pengurus Ponpes Al Zaytun sekaligus Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center yaitu Ken Setiawan. 

"Kalau desa maju itu wilayah Jakarta terutama Jakarta Selatan yang dihuni oleh banyak kalangan mahasiswa, dulu ada kalangan artis juga banyak ke situ," ujar Ken Setiawan dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Senin, 26 Juni 2023. 

Sedangkan, untuk desa tertinggal orang-orang yang tinggal di Jakarta Timur, Bekasi dan Cikarang. 

Orang-orang tersebut hadir dari kalangan pembantu rumah tangga, karyawan, kuli bangunan hingga perantau. 

"Kalau desa tertinggal itu pinggiran-pinggiran Jakarta, Jakarta Timur, Bekasi, Cikarang yang dihuni oleh kayak pembantu rumah tangga, karyawan kuli bangunan yang kebanyakan adalah kalangan perantau," ujar Ken. 

Skema untuk mendapatkan infak adalah dengan menyodorkan proposal dan surat tugas. 

Baca juga: Ungkap Panji Gumilang Pernah Memohon, Amien Rais sudah Lama Punya Feeling Aneh soal Ponpes Al Zaytun

Panji Gumilang sengaja mendirikan yayasan yatim piatu untuk perantara dalam menggalang dana. 

Hasil dari infak tersebut pun cukup fantastis. 

Al Zaytun bisa mengantongi miliaran rupiah dalam satu bulan.

"Bahkan di Jakarta Selatan dulu infaknya sampai miliaran rupiah, karena satu bulan saja mereka mendirikan yayasan-yayasan yatim piatu satu bulan dari yayasan itu bisa sampai Rp 10 miliar hanya modal proposal, mereka surat tugas mereka masuk ke perusahaan-perusahaan bahkan ke Pemerintahan ini bisa menghasilkan puluhan miliyar per bulan," tutur Ken. 

Menurut Ken, Al Zaytun sengaja memanfaatkan kebaikan dan kedermawanan orang-orang Indonesia. 

Al Zaytun memilih menggunakan trik halus dibandingkan dengan cara kriminal. 

"Karena mereka tahu orang Indonesia baik-baik, orang Indonesia dermawan-dermawan kalau kita infak enggak mikirin mau ke mana yang penting udah bagus ini (infak), nah ini dimanfaatkan oleh mereka daripada kriminal mendingan menggunakan metode ini," tutur Ken.  (TribunWow.com/Via/Dian Shinta) 

Baca berita terkait lainnya

Tags:
Ponpes Al ZaytunPanji GumilangKasus Penistaan AgamaIndramayuRekening Bank
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved