Breaking News:

Terkini Daerah

Awal Mula 4 Bocah di Lebak Ikat dan Bakar ODGJ Hidup-hidup, Berawal dari Ide Pelaku yang Masih SMP

Berawal dari ide seorang pelaku yang masih SMP, 1 murid SMP dan 2 siswa SD lainnya diajak untuk menganiaya dan membunuh ODGJ di Lebak.

Editor: Anung
TribunWow.com/Octavia Monica P
Seorang ODGJ di Lebak, Banten dibunuh oleh empat bocah yang terdiri dari 2 siswa SD dan 2 siswa SMP. 

TRIBUNWOW.COM - Dua siswa sekolah dasar (SD) berinisial AD (13) dan HB (13) serta dua siswa sekolah menengah pertama (SMP) berinisial MA (14) dan MI (15) bekerja sama melakukan penganiayaan dan pembunuhan terhadap seorang pria pengidap gangguan jiwa (ODGJ).

Setelah menganiaya korban, korban yang diikat di sebuah pohon dibakar oleh keempat pelaku hingga tewas.

Dikutip TribunWow dari TribunBanten, aksi penganiayaan tersebut diketahui dipicu oleh ide dari pelaku MA.

Baca juga: Pilu, Istri di Pati Tewas Dianiaya Suami Siri, Jasad dalam Posisi Peluk Bayi dan Didekap 2 Anaknya

Terungkapnya kasus pembunuhan itu bermula dari penemuan mayat membusuk di Kampung Bayah Tugu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah pada 14 Juni 2023.

Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Andi Kurniady mengaku mencurigai penemuan mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

"Kami curiga karena tangan dan kaki mayat dalam kondisi terikat," kata Andi saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (16/6/2023).

Kemudian lanjut Andi, mayat tersebut dikirimkan ke rumah sakit Bhayangkara untuk diotopsi.

Setelah itu, Andi bersama Tim Opnal Jatanras langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) dan sejumlah saksi.

"Hasil penyelidikan mengarah pada mereka (empat remaja). Dari hasil introgasi mereka mengakui telah melakukan perbuatan itu," ungkapnya.

Dibunuh dengan Cara Sadis

Menurut Andi, Kasus pembunuhan itu bermula ketika MA memiliki ide untuk memukuli korban dengan mengajak pelaku lainnya.

Korban yang biasa berkeliaran di jalan, kemudian diikat di bagian tangan lalu diseret ke tempat sepi di dekat pantai.

Di sana, mereka melakukan penganiayaan selama tiga hari sejak 6 Juni 2023 dengan cara memukul menggunakan kayu dan batu.

Kemudian mengencingi, menyiram korban menggunakan bensin, lalu membakar korban hingga tewas.

"Setelah tewas mereka membiarkan mayat korban begitu saja," ungkapnya.

Halaman
12
Tags:
ODGJAnak di bawah umurSiswa SDSiswa SMPLebakBanten
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved