Breaking News:

Terkini Daerah

Guru Honorer di Denpasar Aniaya Mantan Pacar di Depan Publik, Pelaku Ancam Korban Pakai Airsoft Gun

Gunakan airsoft gun, seorang guru honorer menganiaya mantan pacarnya karena tak terima hubungan asmaranya diputus sepihak oleh korban.

Editor: Anung
Tribun Bali/Prima
Ilustrasi guru honorer di Denpasar menganiaya mantan pacarnya. 

TRIBUNWOW.COM - Aksi brutal dilakukan oleh seorang guru honorer bernama I Kadek S (40) yang melakukan penganiayaan terhadap mantan pacarnya Putu El (31) di Jalan Pelabuhan Tanjung Benoa (Selatan Klenteng) Denpasar, Bali, Sabtu (27/5/2023).

Pelaku menggunakan airsoft gun menganiaya korban di depan publik.

Dikutip TribunWow dari TribunBali, korban bahkan sempat memohon kepada pelaku untuk menyelesaikan masalah secara baik-baik saat menerima penganiayaan.

Baca juga: Istri di Jepara Menurut saat Suami Mau Lakukan Penyimpangan Seksual, Bantu Pelaku Jebak Siswi SMA

Korban yang pada saat kejadian mengendarai mobil sempat dipepet oleh pelaku yang menodongkan airsoft gun.

“Setelah ditodongkan pistol oleh pelaku yang mana korban langsung berhenti. Saat itu korban langsung dijambak rambutnya oleh pelaku, kemudian tekuk leher, rahang bawah dan lengan korban juga dipukul oleh pelaku menggunakan gagang airsofgun,” papar Kasat Reskrim Polresta Denpasar, AKP Losa Lusiano Araujo, Selasa (13/6/2023).

Karena merasa malu ribut di tengah jalan, Putu EI pun mencoba menenangkan Kadek S.

Ia lalu mengajak Kadek S ke rumahnya, yang beralamat di Jalan Gurita Denpasar, Bali.

Setibanya di rumah Putu S, mereka akhirnya berbicara baik-baik.

“Keduanya berbicara baik-baik dan sempat melakukan hubungan badan hingga akhirnya pelaku tinggal di rumah korban,”ungkapnya.

Belakangan diketahui keduanya sudah berpacaran sejak tahun 2017.

Ketika ditanya mengenai penyebab keributan tersebut, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa hal tersebut akibat Putu EI meminta untuk putus secara sepihak.

“Pertengkaran tersebut terjadi dikarenakan korban minta putus hubungan dengan pelaku, karena hal tersebut membuat pelaku marah dan mendatangi korban di Denpasar,”jelasnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada leher dan lengan korban.

Tentu saja karena merasa tak terima dan ketakutan dengan penganiayaan yang menimpanya, Putu EI diketahui melapor pada 31 Mei 2023.

Berdasarkan laporan korban, tim gabungan opsnal Sat Reskrim mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan atau pulbaket.

Baca juga: Viral Ibu-ibu Diminta Turun dari KRL Gegara Anaknya Rewel, Petugas Bantah Memaksa: Ada Salah Paham

Halaman
12
Tags:
Guru HonorerAirsoft GunMantan PacarPenganiayaanDenpasarBali
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved