Anak Pejabat Pajak Aniaya Remaja
Jonathan Latumahina Ungkap Perubahan Putranya Setelah Dianiaya Mario Dandy: Manggil Saya Aja Mas
Jonathan Latumahina mengungkapkan perubahan mencolok putranya D setelah dianiaya oleh Mario Dandy.
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Via
TRIBUNWOW.COM - Ayah D, Jonathan Latumahina menjadi saksi di persidangan penganiayaan dengan tersangka Mario Dandy Satriyo (20) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (13/6/2023).
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (13/6/2023), Jonathan Latumahina mengukap perubahan fisik putranya setelah dianiaya Mario Dandy.
Jonathan menuturkan badan putranya semakin kurus.
Baca juga: Banyak Tahanan yang Ingin Dekati Mario Dandy, Shane Lukas Tak Ingin Berada di Satu Sel yang Sama
Bahkan bahu sebelah kiri D menjadi lebih turun, miring dan tidak seleluasa tangan kanan untuk menjalani aktivitas.
Oleh karena itu, D mengalami kesulitan saat mandi dan memakai celana.
"Kalau fisik ada bahu sebelah kiri sekarang turun jadi miring, kemudian sebelah kiri enggak bisa seleluasa tangan kanan sehingga dia mengalami kesulitan untuk mandi dan dan memakai celana karena efek itu juga," ujar Jonathan Latumahina di hadapan majelis hakim.
Selain itu, D juga mengalami amnesia.
D bahkan memanggil ayahnya dengan sebutan 'Mas'.
"Paling sederhana manggil saya aja mas," beber Jonathan.

Kendati demikian, kini D sudah bisa berbicara namun belum bisa berkomunikasi dua arah.
Alhasil, D belum bisa diajak komunikasi secara intens.
"Ngomong bisa, tetapi enggak bia komunikasi dua arah ya masih random kadang ngomong-ngomong sendiri, belum bisa komunikasi intens," ujar Jonathan.
Baca juga: Pantau Sidang Mario Dandy, Jonathan Latumahina Murka Putranya Disebut Alami Luka Ringan: Saya Lawan
Sementara itu, menurut psikolog Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) ingatan D sudah berangsur membaik namun belum sepenuhnya.
"Kalau menurut psikolog ya dari KPPA, David itu kalau menurut psikolog ingatannya berangsur kembali tetapi rasanya belum," beber Jonathan.
Video dapat dilihat mulai menit pertama:
Jonathan Murka saat Hadiri Sidang Perdana Mario Dandy
Mario Dandy Satriyo (20) menjalani sidang perdana pada Selasa (6/6/2023), atas kasus penganiayaan terhadap seorang remaja yang berinisial D.
Persidangan tersebut rupanya dihadiri oleh ayah D yaitu Jonathan Latumahina.
Dilansir TribunWow.com dari kanal YouTube TVOne News TV pada Selasa (6/6/2023), Jonathan Latumahina memberikan pernyataan di hadapan awak media setelah memantau persidangan Mario Dandy.
Jonathan terlihat murka kala putranya disebut mengalami luka yang ringan.
Ia menegaskan bahwa D mengalami luka yang berat.
"Jadi kalau ada yang bilang ini bukan penganiayaan berat maka saya akan melawan, ini bukan tentang anak saya tetapi logika kita dibodoh-bodohi dengan pernyataan-pernyataan ahli hukum lah apalah, yang paling ngerti kondisi dia adalah dokter," ujar Jonathan.
Lantas Jonathan membeberkan kondisi putranya.
Jonthan menuturkan jika putranya mengalami amnesia.
"Jadi memori jangka pendek, amnesia jadi dia enggak bisa ngingat ini siapa, ini siapa," ujar Jonathan.
Selain itu, Jonathan mengatakan jika putranya sudah bisa berjalan, namun hanya bertahan enam menit saja.
Baca juga: Mario Dandy Disebut Punya Pengaruh di Sel Tahanan, Shane Lukas Minta Dipindah, Ini Kata Pengacara
"Secara kasat mata bisa saya sampaikan di sini bahwa kemarin saya sempat posting di Twitter ketika David berjalan," beber Jonathan.
"Jadi David saat ini sudah bisa berjalan jadi dia kekuatan berjalannya enam menit saja."
"Sudah jatuh berkali-kali, paling parah kemarin tanggal 8 Mei sampai kakinya fraktur dan harus dipasang pen," sambungnya.
Tak sampai di situ, D juga mengalami trauma yang mendalam buntut dari peristiwa penganiayaan tersebut.
Akibatnya, saraf motorik dan kognitif D terganggu.
"Ada trauma yang cukup dalam di otak bagian luar sebelah kiri hal tersebut mempengaruhi pusat keseimbangan dari David itu yang motorik," tutur Jonathan.
"Sedangkan yang kognitif anak saya sampai saat ini belum tahu warna, kemudian yang motorik juga sampai detik ini anak saya belum bisa mandiri sendiri jadi kita ada home care sampai saat ini."
"Belum bisa pakai celana sendiri artinya membungkuk gini dia belum bisa pasti jatuh efek terberatnya kemarin sampai dipasang pen di kakinya," imbuhnya. (TribunWow.com)