Terkini Daerah
Heboh Mayat Istri Terbungkus Plastik di Kontrakan, Teriakan Korban sempat Terdengar: Allahuakbar
Sesosok mayat wanita ditemukan terbungkus plastik dalam rumah kontrakan di Gang Famili, RT/RW 02/05, Kelurahan Cibuntu
Editor: Jayanti Tri Utam
TRIBUNWOW.COM - Warga Gang Famili, RT/RW 02/05, Kelurahan Cibuntu, Bandung, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan mayat wanita terbungkus plastik di dalam sebuah kontrakan.
Dilansir TribunWow.com, sosok mayat wanita tersebut diketahui berinisial EF (42).
Diduga kuat EF merupakan korban pembunuhan.
Sebelum jasad EF ditemukan, warga sempat mendengar percekcokan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca juga: Warga Cium Bau Tak Sedap, Ternyata Mayat dalam Plastik di Kontrakan, Tim Inafis Sengaja Tak Buka
sempat mendengar keributan, di rumah kontrakan EF (42).
Hal itu diungkap seorang warga bernama Titi Nurmala.
"Ya, pada waktu saya mendengar hari Senin jam 07.00 WIB, saya setelah pulang dari rumah Pak RW. Pas saya denger suara dalam bahasa Sunda 'Ayah abdi hampura, abdi hampura (Ayah saya minta maaf, ayah saya minta maaf). Allahuakbar, Astaghfirullah," ujar Tita, Kamis (8/6/2023).
Tita mengaku sempat ingin mengetuk pintu rumah korban, namun mengurungkan niatnya karena tak ingin ikut campur masalah rumah tangga orang lain.
"Pas saya mau ketuk (pintu), ah takut ikut campur terus saya pulang lagi. Tidak ada (suara lain). Kalau minta tolong pasti saya ketuk karena saya mendekat ke pintunya," katanya.
Rumah kontrakan itu, baru dihuni sekitar satu bulan oleh suami korban.
Baca juga: Alasan Pelaku Mutilasi Korban dan Buang Mayat di Sungai Sekitaran Solo-Sukoharjo, Awalnya Bingung
Saat kejadian, suami korban yang belum diketahui identitasnya sedang tidak ada di lokasi.
"Enggak pernah (bertemu dan bertegur sapa), makanya saya mendekat kirain itu kontrakan masih kosong, gak tau ada isi makanya saya mendekat," ucapnya.
Sebelumnya, warga di gang Family RT/RW 02/05, Jalan Raya Cijerah Kelurahan Cibuntu, Kecamatan Bandung Kulon, digegerkan dengan temuan mayat, di sebuah kontrakan, Rabu (7/6/2023).
Opan Sutisna (44), ketua RT 02 mengatakan, awalnya warga mencium bau tak sedap di sekitar kontrakan.
Warga, kata dia, kemudian meminta ketua RT bersama pemilik kontrakan untuk membuka kamar tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan_20180606_132211.jpg)