Terkini Internasional
Penyebab Kecelakaan Kereta Api di India yang Terparah selama 2 Dekade Terakhir, Ini Kata Petugas
Kegagalan sinyal muncul sebagai kemungkinan penyebab kecelakaan yang menewaskan sedikitnya 288 orang hingga Senin (5/6/2023) siang di India
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Dewan Perkeretaapian India telah merekomendasikan agar penyelidikan segera dilakukan atas kecelakaan yang terjadi.
Dikutip TribunWow.com dari Channel News Asia, India sedang berduka atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Odisha, Jumat (2/6/2023) lalu.
Kecelakaan itu diklaim menjadi yang paling mematikan di India setelah lebih dari 2 dekade.
Baca juga: 288 Orang Tewas dalam Kecelakaan yang Libatkan 3 Kereta Api di India, Ini Kesaksian Korban Selamat
Petugas setempat menyerahkan kasus itu pada Badan Investigasi Federal, kata Menteri Perkeretaapian Ashwini Vaishnaw, Minggu (4/6/2023).
Petugas penyelamat menyelesaikan operasi pada hari Minggu setelah kecelakaan itu.
Kegagalan sinyal muncul sebagai kemungkinan penyebab kecelakaan yang menewaskan sedikitnya 288 orang hingga Senin (5/6/2023) siang.
Lebih dari 1.200 orang terluka ketika sebuah kereta penumpang menabrak sebuah kereta barang stasioner.
Baca juga: India Lewati China sebagai Negara Terpadat di Dunia, Populasinya Capai Lebih dari 1 Miliar Jiwa
Kereta tersebut keluar jalur dan menabrak kereta penumpang lain yang melintas dari arah berlawanan di negara bagian timur Odisha, dekat distrik Balasore.
"Untuk penyelidikan di masa mendatang, untuk penyelidikan di masa mendatang, sebuah rekomendasi telah dibuat oleh Dewan Perkeretaapian untuk menyerahkan kasus ini ke Biro Investigasi Pusat," kata Vaishnaw kepada wartawan.
Sebelumnya pada hari Minggu, pejabat Kereta Api India mengatakan dalam pengarahan terperinci pertama mereka bahwa kegagalan dan dugaan tidak berfungsinya sistem manajemen jalur elektronik adalah fokus utama penyelidikan.
Sistem manajemen jalur yang dikendalikan komputer, yang disebut sistem interlocking mengarahkan kereta ke jalur kosong di titik pertemuan dua jalur, kata Sandeep Mathur, direktur eksekutif utama untuk persinyalan.
Ini juga mengkoordinasikan dan mengontrol sinyal ke kereta yang melaju, yang menunjukkan apakah kereta harus bergerak lurus atau beralih ke jalur baru, katanya. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/kecelakaan-kereta-api-di-india.jpg)