Pilpres 2024
Bersikap Netral Tak Sindir Ganjar dan Anies, Manuver Prabowo Hadapi 2024 Dipuji Pengamat
Manuver politik Prabowo Subianto yang cenderung netral dalam menghadapi Pilpres 2024 dipuji oleh pengamat politik.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik melihat calon presiden (capres) 2024 dari Partai Gerindra Prabowo Subianto bersikap netral dan santai dibandingkan dua capres yang lain yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurut pengamat, Prabowo berusaha tak terlalu terlibat dalam polarisasi baik itu menyindir Anies ataupun Ganjar.
Dikutip TribunWow dari Kompas, analisis ini disampaikan oleh Analis komunikasi politik dari Universitas Padjadjaran Kunto Adi Wibowo.
Baca juga: Pengamat Nilai Prabowo Diuntungkan karena Bermain di Garis Tengah: Tidak Bentuk Polarisasi
Menurut Kunto, apa yang dilakukan oleh Prabowo saat ini adalah langkah yang bijak.
Kunto menduga, strategi politik ini sengaja dimainkan Prabowo karena ia hendak menyasar para pemilih muda atau pemula. Umumnya, kelompok tersebut cenderung skeptis terhadap politik, atau bahkan apolitis.
Kelompok ini juga kebanyakan tak senang dengan perdebatan dan keributan elite politik.
Oleh karena ingin mendapat perhatian dari kelompok tersebut, kata Kunto, Prabowo berupaya melakukan pendekatan yang lebih lunak dengan tak banyak terlibat dalam perdebatan politik dan aksi saling sindir.
“Pak Prabowo sadar bahwa komposisi demografi pemilih sudah berubah. Jadi pemilih terbesar di 2024 nanti adalah mereka yang masih muda generasi Y dan generasi Z dan mereka kebanyakan sudah enek sama politik yang ada, mereka butuh politik yang dengan cara baru, tidak bentuk polarisasi seperti generasi sebelumnya,” ujarnya.
Strategi politik demikian juga ditunjukkan Prabowo di media sosial. Lewat akun Twitter pribadinya, Prabowo berusaha terlibat dalam pembicaraan anak muda.
Melaui akun Instagram miliknya pun, Menteri Pertahanan itu terlihat berupaya mengunggah konten, berikut caption (keterangan), yang dekat dan disukai oleh para generasi muda.
Menurut Kunto, ini menjadi keunggulan tersendiri buat Prabowo. Prabowo juga dinilai bersikap bijak dengan tidak lagi terbawa arus polarisasi sebagaimana yang terjadi pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019 lalu.
Jika berhasil merebut perhatian para pemilih muda, lanjut Kunto, terbuka peluang buat Prabowo menang mengingat jumlah pemilih muda pada Pemilu 2024 sangat besar.
“Menurut saya Pak Prabowo diuntungkan dengan mengambil posisi di tengah ini,” tuturnya.
Di sisi lain, Kunto menyebut, dua pesaing Prabowo, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, masih menggunakan cara-cara lama dengan memanfaatkan polarisasi politik yang sudah ada sejak Pemilu 2014, lalu Pilkada 2017, dan Pemilu 2019.
Anies sadar bahwa pendukungnya mayoritas datang dari kalangan anti PDI-P. Inilah yang hendak dimanfaatkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/7apa-mulai-membuat-kon4be-sejak-sabtu-11122021.jpg)