Breaking News:

Pilpres 2024

Pengakuan Mengejutkan Mahfud MD: Minta Bantuan Denny Indrayana hingga Tolak Jadi Cawapres Anies

Mahfud MD mengaku meminta bantuan agar Anies Baswedan mendapat tiket calon presiden (capres) 2024.

Editor: Jayanti Tri Utam
Tribunnews.com/ Abdi Ryanda Shakti
Menko Polhukam Mahfud MD saat menjenguk anak salah satu Pengurus Pusat GP Ansor, D (17), korban penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20). Terbaru, Mahfud MD mengaku meminta bantuan agar Anies Baswedan mendapat tiket calon presiden (capres) 2024. 

TRIBUNWOW.COM - Pengakuan mengejutkan diungkap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Dilansir TribunWow.com, Mahfud MD akhirnya mengakui sempat meminta bantuan Denny Indrayana agar Anies Baswedan mendapat tiket menjadi calon presiden (capres) 2024.

Tak hanya kepada Denny Indrayana, permintaan yang sama pun dilayangkan Mahfud MD kepada ketua umum PKS, Ahmad Syaikhu.

"Bukan hanya Denny yang saya minta. Ketua Umum PKS juga saya minta, tolong Anies dijaga agar tetap mendapat tiket," kata Mahfud saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Baca juga: Alasan Mahfud MD Tolak Jadi Cawapres Anies Baswedan, Akui Bisa Berakibat Fatal pada Pemilu 2024

Mahfud menyatakan permintaan tolong itu bukan tanpa sebab. Pasalnya, dirinya khawatir jika Anies tidak mendapatkan tiket, maka pemerintah akan dituduh menjegal Eks Gubernur DKI Jakarta itu.

"Nanti yang dituduh kalau nggak dapat tiket pemerintah. Karena nuduhnya pemerintah terus mengganjal Anies. Saya pesan ke Denny tolong itu dijaga. Jangan sampai dari internalnya nanti yang gagal. Kalau pemerintah ngga akan ikut-ikut," ungkapnya.

Mahfud pun mengaku tak ada yang spesial dengan permintaan tolong kepada Denny Indrayana itu. Sebab, permintaan itu juga disampaikan kepada Presiden PKS saat mendatangi ke rumahnya.

"Saya sampaikan juga itu kepada Ketua Umum PKS Pak Syaikhu ketika datang ke rumah saya, menjajaki bagaimana kalau bapak menjadi cawapres-nya Anies," ungkapnya.

"Saya bilang jangan saya, nanti malah pecah. Anies kalau nanti koalisinya gak setuju malah Anies-nya nanti nggak dapat tiket kalau partainya 1 keluar. Sama pesen saya kepada Denny," sambungnya.

Menko Polhukam Mahfud MD.
Menko Polhukam Mahfud MD. (Instagram/@mohmahfudmd)

Baca juga: Profil Jayus Hariono Gelandang Setia Milik Arema FC, Alami Peningkatan Performa setiap Musim

Diberitakan sebelumnya, Pakar hukum tata negara Denny Indrayana mengaku mendapatkan pesan dari Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD agar membantu Anies Baswedan berkontestasi dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Kata Denny, Mahfud beralasan hal itu agar demokrasi di Indonesia menjadi lebih sehat.

Mulanya, Denny bercerita bahwa hal itu disampaikan saat terakhir bertemu di rumah dinas Mahfud.

"Jadi pertemuan terakhir saya dengan beliau itu, salah satu pesan Pak Mahfud itu semacam ini, 'Mas Denny, tolong bantu Anies Baswedan untuk jadi calon presiden supaya demokrasi kita lebih sehat'. Saya bilang 'Oh, ini ada apa ini' hahaha," kata Denny sembari tertawa dalam acara Gaspol! Kompas.com yang dikutip Minggu (4/6/2023) di YouTube.

Denny mengaku tidak tahu apa yang melatarbelakangi Mahfud menyatakan hal itu.

Dia pun enggan menduga-duga apakah Mahfud memiliki maksud politis di balik pernyataan itu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Mahfud MDMenko PolhukamPilpres 2024Capres 2024Anies BaswedanDenny IndrayanaPrabowo SubiantoGanjar Pranowo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved