Berita Viral
Bisikan Gaib Pembawa Maut, Pelaku Penembakan MUI Pusat Tewas setelah Mengaku Nabi, Videonya Viral
Terkuak sosok pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat, mengaku sebagai seorang nabi.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Dan dia bilang ingin ketemu sama ketua. Resepsionis tanya dengan siapa. Terus karena dia mendesak terus, petugas ingin naik ke atas memberitahu bahwa ada tamu, tapi sebelum dia masuk lift terjadi penembakan."
Siapa sangka, M yang mengaku mendapat bisikan gaib 41 tahun lalu akhirnya menembak sejumlah karyawan Kantor MUI Pusat.
Baca juga: Pernah Dipenjara Buntut Rusak Gedung DPRD Lampung, Pelaku Penembakan Kantor MUI Bawa Surat Ancaman
M mengaku mendapat bisikan gaib saat dirinya sedang sakit stres di gunung daerah Tenumbang, Krui, Pesisir Barat.
Yakin bisikan gaib itu benar adanya, M pernah bercerita saat terlibat perusakan Kantor DPRD Lampung, 2016 silam.
"Mus, saya ini Nabi Muhammad. Katakan kepada orang itu kamu itu Rasululllah kedua," cerita M.
"Keluarga bilang rasul tidak ada lagi, nabi tidak ada lagi."
Detik-detik Penembakan
Beredar video penangkapan pelaku penembakan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jl. Proklamasi 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2023) sekira pukul 11.00 WIB.
Dilansir TribunWow.com, pihak kepolisian menemukan identitas pelaku yang tewas saat ditangkap tersebut.
Akibat kejadian tersebut seorang staf administrasi dan seorang resepsionis mengalami luka terkena kaca dan tembakan.
Diketahui, pria tersebut rupanya sudah datang tiga kali ke kantor tersebut dan mengaku ingin bertemu dengan Ketua Umum MUI.
Namun ia hanya bisa bertemu dengan staf penerima di lobi kantor.
Lantaran tak berhasil melaksanakan keinginannya, pria tersebut lantas mengeluarkan senjata airsoftgun dan menembaki lobi secara membabi buta.
Baca juga: Fakta Penembakan Eks DPRD Langkat: Pelaku 2 Kali Gagal Bunuh Korban, Motif, hingga Sewa Eksekutor
Pelaku berusaha kabur namun berhasil dilumpuhkan oleh petugas pengamanan dalam (pamdal) kantor pusat MUI.
"Pada saat proses diamankan, beberapa saat kemudian tersangka ini pingsan. Maka dibawa ke polsek, dari polsek dilarikan ke Puskesmas Menteng," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto, Selasa (2/5/2023) dikutip Kompas.com.