Terkini Daerah
Dilecehkan Ayah Tiri sejak Masih Bocah hingga Kini Hamil, Begini Kondisi Gadis di Pademangan
Selama 10 tahun, AP (17) secara terus menerus menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri hingga kini ia hamil.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Selama kurang lebih 10 tahun, seorang pria bernama Aldyan (48) melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya sendiri AP (17) sejak korban masih berusia 7 tahun.
Pelecehan seksual dilakukan oleh pelaku di kediamannya di Pademangan, Jakarta Utara.
Dikutip TribunWow dari TribunJakarta, menjadi korban pelecehan seksual secara terus menerus selama bertahun-tahun memiliki dampak yang begitu besar terhadap kondisi psikis korban.
Baca juga: Gadis Muda Tewas Terjepit di Kolong Truk setelah Motor yang Dikendarainya Tabrak Kendaraan Parkir
Menurut keterangan kakak korban yakni JT, adiknya kini menjadi pribadi yang pendiam dan murung.
Sebelum kasus terungkap, AP sudah menunjukkan keanehan mulai dari sering melamun hingga tidak nyambung ketika diajak berbicara.
Pemerkosaan yang sudah bertahun-tahun dan berulang kali terjadi ini biasanya dilakukan Aldyan pada saat dini hari.
Aldyan akan menunggu rumahnya sepi ketika istrinya pergi ke pasar dan langsung menggarap anak tirinya yang masih bau kencur.
"Jadi pelaku ini biasanya melakukan di rumah ini pas subuh. Pas ibunya korban pergi, dia langsung melakukan itu," ucap JT di kediamannya, Rabu (12/4/2023).
Adapun berdasarkan pengakuan korban ke keluarganya, yang bersangkutan telah menjadi korban kekerasan seksual ayah tirinya sejak masih berusia 7 tahun.
"Pengakuan dia (korban) itu sudah dilecehkan dari usia 7 tahun, itu sekitar tahun 2012-2013," ucap JT.
JT menjelaskan, pelecehan seksual yang menimpa adiknya ini sudah terjadi bertahun-tahun.
Ketika korban masih di usia sekitar 7 tahun, pelaku melakukan kekerasan seksual di taraf belum sampai penetrasi.
Pelaku pun terus melakukan pengancaman kepada korban sehingga remaja perempuan itu tidak berani menolak ajakan ayah tirinya yang bejat itu.

Baca juga: Geruduk Kafe di Sumbar, Warga Ngamuk Ramai-ramai Lecehkan 2 Pemandu Lagu hingga Videonya Viral
Hingga pada akhirnya setelah bertahun-tahun menjadi korban kekerasan seksual, AP pun mengandung anak dari ayah tirinya.
Terungkapnya kasus kekerasan seksual ini terjadi saat kakak korban melihat perubahan fisik dari tubuh sang adik.
Pada suatu momen di akhir Maret 2023 lalu, JT mandi bareng dengan adik perempuannya itu.
"Pas mandi bareng saya lihat kok agak besar, ternyata itu udah hamil 7 bulan," kata JT.
"Nah di payudaranya yang tadinya warnanya agak sedikit pink ini kenapa item banget, banyak stretch mark-nya dari paha sampai ke payudara kayak banyak cakaran," sambungnya lagi.
Setelah melihat perubahan fisik sang adik, JT lantas memberitahu keluarganya.
Keluarga pun mencecar AP untuk mengakui siapa yang telah melecehkan dan menghamilinya.
Akhirnya sang remaja perempuan itu mengaku bahwa ayah tirinya lah yang telah berbuat tidak senonoh hingga membuatnya hamil.
"Akhirnya adik saya jujur dia (diperkosa) sama Aldyan ini, bapak tirinya ini," sambung JT.

Baca juga: AC Mati Buntut Gangguan Listrik, Viral Penumpang Pesawat Batik Air Mengamuk, Berikut Dalih Maskapai
AP juga mengakui bahwa dirinya telah diperkosa bertahun-tahun sejak sekitar tahun 2012-2013 oleh pelaku.
Selama ini pelaku mengancam akan melakukan kekerasan kepadanya jika AP buka suara soal pemerkosaan ini.
"Pelaku bilang gini ke adik saya, kamu jangan sampai ngomong sama mamah ya. Pelaku tuh orangnya tempramental, jadi anak ini udah ketakutan duluan," ucap JT.
Setelah kehamilan AP diketahui, keluarga pun mengkonfrontir pelaku Aldyan.
Akan tetapi, pelaku sempat mengelak dirinya telah memperkosa korban dan sempat bertengkar dengan ibu korban.
Tak berapa lama kemudian, pelaku akhirnya kabur dari rumahnya di Pademangan.
"Kami sudah lapor polisi tanggal 27 Maret 2023 silam, sampai saat ini pelaku masih belum tertangkap," kata JT. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Ayah yang Perkosa Anak Tiri Bertahun-tahun di Pademangan Ancam Aniaya Korban Jika Melapor ke Ibunya