Berita Viral
Viral Kasus Pelecehan oleh Petinggi RS Swasta Solo, 19 Saksi Diperiksa hingga Gibran Turun Tangan
Seorang mantan kepala laboratorium RS swasta di Solo, Jawa Tengah dilaporkan telah melakukan pelecehan seksual kepada bawahannya.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka suara terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi di sebuah Rumah Sakit swasta di Solo, Jawa Tengah.
Dilansir TribunWow.com, pelaku dugaan pelecehan adalah mantan kepala laboratorium berinisial RP yang saat itu masih menjabat.
Adapun kasus ini belum ada perkembangan dan mandeg di meja polisi meski telah dilaporkan korban berinisial NI (30), sejak 3 Januari 2023 silam.
Baca juga: Pernah Bertemu, Gibran Kaget Instruktur Taekwondo di Solo Tega Cabuli Murid: Tidak Ada Kecurigaan
Menanggapi belum adanya tersangka yang ditetapkan dari laporan tersebut, Gibran berjanji akan melakukan tindak lanjut.
Ia menilai tiga bulan adalah waktu yang terlalu lama untuk menangani kasus tersebut.
"Nanti tak tindak lanjuti, tiga bulan lama banget," kata Gibran, kepada TribunSolo.com, Senin (10/4/2023).
Ia juga berjanji akan memeriksa kebenaran laporan tersebut sebelum nantinya turun tangan.
"Nanti tak cek dulu."

Baca juga: Viral 2 Mahasiswa FK Universitas Andalas Pelaku Pelecehan Seksual, Ada 12 Korban, Ini Modusnya
Sementara itu, kuasa hukum korban, Eko Yudi Santoso, membeberkan bahwa pihak kepolisian sudan memeriksa sekitar 19 orang saksi.
"Awal pemeriksaan, saat tindak penyelidikan, (ada lebih kurang) 17 orang saksi yang diperiksa," terang Yudi dikutip TribunSolo.com, Senin (10/4/2023).
"Hari ini, informasinya, ada tambahan dua saksi. (Dua saksi) pernah mengalami dugaan pelecehan yang pernah dilakukan pelaku," lanjutnya.
Kejadian bermula pada 28 Desember 2022, saat NI yang merupakan tenaga laboratorium rumah sakit, sedang mejalankan salat dhuhur.
Saat korban melepaskan mukena, pelaku tiba-tiba menubruk dari belakang dan mendekap NI serta menggerayangi tubuhnya.
Korban pun lantas memberanikan diri melaporkan atasannya tersebut ke Polresta Solo sekitar seminggu kemudian.
Baca juga: 3 Atlet di Malang Jadi Korban Pelecehan Pelatih Taekwondo, Ada yang Dicabuli sejak Masih Bocah
Rupanya, pelaku dikenal sebagai atasan yang cabul lantaran kerap melakukan pelecehan secara verbal maupun fisik.