Breaking News:

Pemilu 2024

Golkar Siap Tinggalkan Koalisi Indonesia Bersatu dan Usung Anies Baswedan? Ini Sinyal Ketua Umum

Peluang Partai Golkar hengkang dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan meninggalkan mitra koalisi yakni PAN dan PPP sangat terbuka.

TribunWow.com/ HO
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan para petinggi partai saat deklarasi penggabungannya menjadi kader di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Sinyal Partai Golkar hengkang dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mulai tercium.

Diketahui Partai Golkar tergabung dalam KIB dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun, Partai Golkar justru mengadakan pendekatan dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Baca juga: Viral Seloroh Politisi Golkar soal Harta Janggal Ayah Mario Dandy: Makan Uang Haram Kecil Okelah

Seperti beberapa waktu lalu, kehadiran Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam kegiatan buka puasa bersama Partai Nasdem beberapa waktu lalu dinilai menjadi sinyal mereka tengah menjajaki peluang buat bergabung ke dalam Koalisi Perubahan.

Kegiatan buka puasa itu turut dihadiri petinggi partai anggota Koalisi Perubahan, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat, serta bakal Capres Anies Baswedan.

"Merapat menuju Koalisi Perubahan untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden serta meninggalkan PPP dan PAN di Koalisi Indonesia Bersatu menjadi pilihan politik cukup masuk akal bagi Partai Golkar dalam beberapa bulan ke depan," kata Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro dalam keterangannya yang diterima Kompas.com, Rabu (29/3/2023). 

Baca juga: Santer Isu Duet Ganjar Pranowo- Prabowo, Demokrat Pertanyakan soal Puan, Golkar Segera Gelar Rapat

Bawono menilai dari manuver Airlangga itu memperlihatkan kondisi di Koalisi Indonesia Bersatu semakin tidak memiliki kejelasan sikap terkait siapa kandidat yang akan diusung dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Sejak semula Koalisi Indonesia Bersatu memang seperti koalisi gamang. Membentuk koalisi tetapi tidak memiliki bakal capres siapa mau diusung," ujar Bawono.

Bahkan Bawono menilai saat ini setiap partai anggota KIB berlomba-lomba mengajukan bakal calon presiden masing-masing.

Hal itu terlihat dari sikap Partai Golkar yang berkeras tetap mengusung Airlangga Hartarto sebagai bakal Capres 2024. Sementara PAN mengajukan paket Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Erick Thohir.

Baca juga: Jika Ingin Jaga Koalisi Indonesia Bersatu Tetap Solid, Golkar Harus Tunda Pencapresan Airlangga

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (kiri) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Tribun Medan/HO)

"Kondisi-kondisi itu sangat mungkin mendorong perubahan arah koalisi dari Partai Golkar dari semula sebagai inisiator bagi pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu menjadi turut bergabung Koalisi Perubahan," ujar Bawono.

Di sisi lain, lanjut Bawono, dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan sebagian besar basis pemilih Partai Golkar cenderung bakal mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024.

Saat ini Anies diusung sebagai bakal Capres oleh Koalisi Perubahan.

Bawono mengatakan, jika Golkar akhirnya berlabuh menjadi bagian dari Koalisi Perubahan, maka besar kemungkinan mereka bakal menyodorkan Airlangga menjadi kandidat yang bisa dipertimbangkan sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi Anies.

"Bukan tidak mungkin juga dengan bergabung di Koalisi Perubahan membuat nama Airlangga Hartarto menjadi bagian dari solusi pencarian calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan guna diusung di pemilihan presiden mendatang," ucap Bawono. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Golkar Dinilai Bakal Hengkang ke Koalisi Perubahan Jika KIB Tak Tetapkan Bakal Capres."

Sumber: Kompas.com
Tags:
Partai GolkarAirlangga HartartoAnies BaswedanKoalisi Indonesia Bersatu (KIB)Koalisi Perubahan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved