Breaking News:

Berita Viral

Viral TKW asal Karawang Dijual Jadi Budak di Suriah Seharga Rp 180 Juta, bakal Sulit Dipulangkan

Bupati Karawang buka suara soal viral TKW asal wilayahnya yang terlempar menjadi budak di Suriah.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
YouTube TribunJabar
Dede Asiah Awing Omo (37) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Karawang yang dijual sebagai budak di Suriah. 

TRIBUNWOW.COM - Belum lama ini viral curhatan seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Dede Asiah Awing Omo (37).

Tenaga kerja wanita (TKW) asal Karawang tersebut dijual menjadi budak di Suriah seharga 12 ribu USD atau setara Rp 180 juta.

Dikutip TribunWow dari TribunBekasi, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menjelaskan tak akan mudah untuk memulangkan Dede.

Baca juga: Ibu Tersangka Penembakan Massal yang Viral di AS Getol Ajak Netizen Kampanye Anti Senjata Api

Hal ini dikarenakan Dede ternyata berangkat ke luar negeri secara ilegal.

"Disnaker Karawang sudah komunikasi dengan sponsornya, dan sponsornya siap membantu kepulangan Dede Asiah. Dengan koordinasi dengan Kemenlu dan Kemenaker," kata Cellica saat ditemui TribunBekasi.com saat pembagian takjil di Terminal Tanjung Pura, pada Selasa (28/3/2023).

Saat proses berangkat, Dede diketahui memalsukan data nama dan alamatnya.

"Tapi tentuan kami telah berkoordinasi Kemenlu walaupun ini non prosedural tetap kami harus mengupayakan. Karena yang bersangkutan meminta bantuan kepada pemerintah daerah," beber Cellica.

Cellica mengiyakan bahwa proses pemulangan TKW non prosedural akan lebih kompleks dibandingkan TKW legal alias resmi.

"Sekali lagi kami tetap bantu walaupun ini sebenarnya ilegal ya. Jadi ini bukan kasus satu kali dua kali. Dulu ada kasus sama di Saudi Arabia kami pulangkan. Tapi biasanya kalau non prosedural lebih lama dibandingkan yang prosedural. Tapi tetap bantu karena ini warga kami," ungkapnya.

Pihak kepolisian juga telah dilibatkan dalam upaya pemulangan Dede.

"Kami koordinasi dengan Disnaker nanti yang mengkoordinasikan untuk upaya proses pemulangan," kata Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat dikonfirmasi pada Selasa (28/3/2023).

Wirdhanto turut menyelidiki dugaan kasus perdagangan manusia yang menimpa Dede.

Baca juga: Gugat Cerai Suami, Viral Istri di Madiun Curhat Tertipu Nikahi Pria Penyuka Sesama Jenis

Ilustrasi tenaga kerja wanita (TKW).
Ilustrasi tenaga kerja wanita (TKW). (KOMPAS.COM/RODERICK ADRIAN MOZES)

Tergiur Gaji Besar di Turki

Pada video yang viral di media sosial, Dede curhat bagaimana dirinya menjadi korban perdagangan orang setelah tergiur bekerja di Turki.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Dede Asiah dari Karawang, tolong saya, saya pengen pulang, perut saya sakit..," ungkap Dede di awal video.

Dede awalnya menerima tawaran dari perusahaan penyalur tenaga kerja untuk bekerja di Turki dengan gaji USD 600.

"Jadi awal-awalnya saya diiming-imingin kerja di Turki gaji 600 Dollar, tapi setelah saya mendarat di Istanbul, saya dibuang ke Suriah," ujarnya sedih.

Dede Asiah Awing Omo (37) Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dijual sebagai budak di Suriah.
Dede Asiah Awing Omo (37) Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dijual sebagai budak di Suriah. (YouTube TribunJabar)

Baca juga: Kronologi Viral Ibu Bunuh Anak Hanya karena Main Gelembung Sabun, Sempat Mandikan Jasad Korban

Dede bercerita, ia baru sadar dirinya ternyata dijual setelah mendapat penjelasan dari majikannya.

"Di Suriah saya dijual 120.000 Dollar empat tahun tanpa sepengetahuan saya. Saya tahunya darimana? saya tahunya dari majikan, karena majikan saya bilang 'kalau saya harus kerja di sini empat tahun karena saya ini mahal'," ungkap Dede.

"Saya ini 12.000 dollar, majikan udah ngeluarin uang 12.000 Dollar untuk ngebeli saya," bebernya.

Dede juga mengaku kerap sakit saat dijadikan budak di Suriah karena jam kerja yang ekstrem.

"Karena pekerjaannya sangat berat, perut saya sakit karena saya baru saja lahiran cecar, saya pun dipulangkan ke kantor-saya diistirahatkan, seminggu-dua minggu, lalu saya dijual lagi," ujarnya menahan tangis.

"Lalu saya kembali lagi kerja, perut saya sakit lagi karena pekerjaannya emang sangat berat. tidur jam dua malem, bangun jam 6-jam 7 pagi," ungkap Dede sedih.

Dalam video tersebut Dede mengaku sudah melapor ke KBRI di Damaskus dan suaminya juga telah mengadu ke Polres Karawang namun belum ada pertolongan.

"Saya cuma ngeluh ke suami saya, tapi suami saya udah bolak-balik ke Polres (Karawang) minta bantuan sana-sini, udah ngehabisin uang buat nolongin saya, tapi belum ada pertolongan dari siapapun," ungkap Dede. (TribunWow.com/Anung)

Berita viral lain

Sumber: TribunWow.com
Tags:
KarawangSuriahCellica NurrachadianaViral
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved