Berita Viral
Viral Oknum ASN Batam Cabuli 3 Anak Kandung Sesama Laki-laki, Kini akan Jalani Tes Kejiwaan
Oknum ASN Batam yang tega berbuat asusila pada tiga anak kandungnya akan jalani tes kejiwaan.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Oknum ASN Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, berinisial IA (39), akan menjalani uji psikologis setelah diduga melakukan tindak asusila pada anak kandungnya.
Dilansir TribunWow.com, aparat Polsek Nongsa akan memeriksa kejiwaan pelaku yang tega melecehkan tiga anak laki-lakinya yang masih berusia 6 tahun, 8 tahun dan 12 tahun.
Selain itu, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman berdasar bukti-bukti dan laporan korban yang sudah dihimpun.
Baca juga: Nasib Guru Taekwondo di Solo yang Cabuli Murid, Terancam 15 Tahun Penjara, KPAI Sebut Bisa Ditambah
"Saat ini masih dalam penyidikan dan proses menangani laporan dari korban. Kemungkinan nanti akan dilakukan uji psikologis terhadap yang bersangkutan," terang Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung Wibowo pada TribunBatam.id, Minggu (26/3/2023).
Adapun pelaku ditangkap di rumahnya pada Jumat (10/3/2023) lalu, setelah pihak kepolisian mengumpulkan bukti-bukti.
Di antaranya adalah hasil visum et repertum korban berusia 8 tahun yang menunjukkan adanya luka di bagian dubur.

Baca juga: Viral Pelatih Taekwondo di Solo Cabuli 3 Muridnya, Pelaku Lecehkan 2 Korban secara Bersamaan
Sebelumnya, dalam pengungkapan kasus di Mapolsek Nongsa, Selasa (21/3/2023), Kapolsek menjelaskan perbuatan bejat yang dilakukan IA.
"Pelaku ditangkap atas kasus perbuatan cabul, tiga anak kandungnya jadi korban," ujar Fian dikutip TribunBatam.id.
"Ketiga anaknya jadi korban, yang usia 8 tahun disodomi," imbuh dia.
Sementara itu, untuk dua korban lainnya, polisi menyebut pelaku melecehkan dengan menyentuh bagian vital.
Baca juga: Sosok Kapolres Batanghari AKBP M Hassan, Dicopot karena Rumah Dinas Dipakai untuk Aktivitas Asusila
Peristiwa ini terungkap saat korban buang air besar dan mendapati ada darah yang mengalir dari duburnya.
Korban kemudian melapor pada sang ibu yang langsung membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti-bukti yang telah kita kumpulkan. Pelaku kita amankan dari rumah pelaku," ucap Fian.
Ia pun menyayangkan sikap pelaku yang tega berbuat keji pada anak-anaknya sendiri alih-alih melindungi.
Apalagi mengingat profesi pelaku sebagai seorang ASN yang seharusnya memberi teladan bagi masyarakat. (TribunWow.com)