Breaking News:

Berita Viral

Viral Bawa Senapan Angin Serukan Ajakan Peperangan, Pengurus MUI Sukabumi Ungkap Alasan Buat Video

Viral pengurus MUI Sukabumi jadi sorotan netizen seusai membuat video kontroversial membawa senjata sambil menyerukan perangi orang musyrik.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
istimewa via Twitter
Sekertaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Ujang Hamdun (peci coklat) viral membuat video kontroversial sambil membawa senjata senapan. 

TRIBUNWOW.COM - Sekertaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Ujang Hamdun menegaskan dirinya tak memiliki hubungan dengan kelompok ekstremis ataupun aliran garis keras setelah video dirinya viral dan dihujat oleh netizen.

Ujang Hamdun sempat viral dalam sebuah video berdurasi 45 detik memegang senjata senapan laras panjang sambil menyerukan kalimat-kalimat 'perangi orang musyrik' dan 'jadi lah hamba yang membunuh'.

Dikutip TribunWow dari Tribunjabar, Ujang Hamdun berdalih video tersebut dibuat untuk internal, bukan untuk disebarluaskan.

Baca juga: Viral Kronologi KKB Tembaki TNI-Polri yang Berjaga saat Salat Tarawih di Distrik Ilu, 2 Aparat Tewas

Dalam video yang viral, Ujang tak sendirian tampak ada dua pria lain yang juga memegangi senapan berburu.

Sementara itu ada satu pria duduk sambil membawa sebuah buku berukuran sedang.

Ujang awalnya membuka video dengan seruan takbir, ia lalu membaca potongan surat Al-Anfal ayat 60.

Setelah itu Ujang menyampaikan pesan kontroversial yang menjadi sorotan netizen.

"Jadi lah hamba yang membunuh, jangan jadi hamba yang dibunuh," kata Ujang.

"Perangi orang musyrik di manapun berada," lanjutnya.

Klarifikasi Ujang

Ujang menyampaikan, video itu dibuat untuk komunitas jemaah pengajiannya.

"Saya tentu tidak ada sedikitpun terafiliasi dengan aliran-aliran garis keras, barang tentu kami juga tidak ada sedikitpun niat untuk melawan NKRI atau apapun yang ditunjukan. (Tujuan) konsumsi pribadi artinya untuk internal teman-teman pengajian dan tidak ada tujuan disebarluaskan," ungkap Ujang, Minggu (26/3/2023).

"Isinya pun dalam pemahaman kami tidak ada provokasi karena kami tidak punya latar belakang dari garis keras atau melawan negara, radikalis, makar, karena latas belakang kami tidak di situ semua," tuturnya.

Baca juga: Hotman Paris Sindir Klarifikasi Viral Sekda Riau soal Toko Ritz Carlton: Aduh Aku Jadi Bodoh Nih?

Ujang mengaku dirinya juga sudah bertemu dengan pihak TNI dan Polri terkait senapan laras panjang yang ditampilkan dalam video.

"Kami sudah melakukan silaturahmi, ngobrol bersama (TNI dan Polri), Insyaallah kami tidak ada sedikit pun unsur makar terhadap negara ataupun terafiliasi dengan kelompok tertentu. Senapan sudah diserahkan ke pihak Kodim 0607 untuk bahan pertimbangan mereka, pandangan saya itu senapan angin dan rutinitas kami berburu," papar Ujang. (TribunWow.com/Anung)

Berita viral lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
ViralSenapan AnginMajelis Ulama Indonesia (MUI)Sukabumi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved