Breaking News:

Pilpres 2024

Meski Ganjar Kembali Salip Anies dan Prabowo di Survei, Pilpres 2024 Diprediksi Penuh Ketidakpastian

Survei Indikator Politik menilai Pilpres 2024 masih menunjukkan ketidakpastian meski Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus merajai survei.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
KOMPAS.com/ANDIKA BAYU SETYAJI
Ilustrasi survei elektabilitas kandidat capres, Prabowo Subianto (kiri), Ganjar Pranowo (tengah) dan Anies Baswedan. 

TRIBUNWOW.COM - Nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali memuncaki hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, Ganjar Pranowo berhasil mendapat elektabilitas tertinggi menyaingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun, dalam jumpa pers virtual, Minggu (26/3/2023), Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebut masih banyak ketidakpastian dalam Pilpres 2024.

Baca juga: Santer Duet Prabowo-Ganjar di Pemilu 2024, Pengamat Politik Sebut Ada Tiga Orang yang Bisa Wujudkan

Dijelaskan sebelumnya, bahwa responden diminta untuk memilih calon presiden dengan asumsi pilpres diadakan pada saat itu.

Berdasarkan simulasi 34 nama, diperoleh hasil bahwa Ganjar mendapat suara 30,8 persen, sementara Prabowo dan Anies berada di level yang sama yakni 21,7 persen.

"Nah Ini elektabilitas berdasarkan simulasi 34 nama. Jadi top 3 tidak terlalu banyak perubahan, kecuali soal peringkat, itupun dalam margin of error antara Pak Prabowo dan Anies Baswedan," kata Burhanuddin dikutip Kompas.com.

Dari kiri ke kanan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dari kiri ke kanan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Instagram/@prabowo, Instagram/@aniesbaswedan, YouTube Ganjar Pranowo)

Baca juga: Desas-desus Duet Prabowo-Ganjar untuk Saingi Anies Baswedan, PDIP Langsung Menolak: Harus Capres

Pada Februari 2020, Prabowo menjadi capres paling unggul, disusul Anies dan Ganjar yang berada di peringkat bawahnya.

Namun pada Januari 2021, Ganjar merebut peringkat dua yang diduduki Anies, dan melejit memuncaki survei pada April 2022.

Karenanya, Burhanuddin menilai bahwa persaingan Ganjar, Prabowo dan Anies bak pacuan kuda yang terus saling mengejar.

Bahkan, perubahan-perubahan masih mungkin terjadi di detik-detik terakhir.

"(Anies) mengalami pelemahan dalam beberapa bulan terakhir. Dan Prabowo surprise-surprise itu rebound dalam beberapa bulan terakhir. Dan elektabilitasnya sekarang menyalip sedikit kurang lebih sama dengan Anies Baswedan," tutur Burhanuddin.

Sementara itu, dalam survei simulasi 3 nama semi terbuka, Ganjar kembali memenangi persaingan dengan mendapat 36,8 persen suara.

Sedangkan Prabowo mendapat suara 27 persen dan Anies 26,9 persen.

Dari hasil tersebut, Burhanuddin menilai tidak ada capres dominan di antara 3 tokoh tersebut.

Sehingga, ia memprediksi masih ada ketidakpastian mengenai siapa sosok yang akan memenangkan Pilpres 2024.

"Saya kira ini satu masa, di mana proses kompetisi elektoral memang betul-betul melahirkan semacam ketidakpastian. Pertama, karena tidak ada petahana di 2024. Kedua, calon-calon yang muncul itu sangat kompetitif, terutama di 3 nama, tidak ada satupun nama yang dominan," ujar Burhanuddin dikutip Kompas.com.

"Ganjar meskipun di peringkat pertama, itu juga tidak terlalu besar. Bahkan, dalam beberapa bulan cenderung mengalami stagnansi," tandasnya.

Baca juga: 3 King Maker Jadi Penentu Duet Ganjar Pranowo-Prabowo, Pengamat: Kalau Direstui Bisa Maju 2024

Megawati: Survei Itu Dinamis

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri buka suara terkait hasil survei sejumlah lembaga nasional.

Dilansir TribunWow.com, hasil survei tersebut menunjukkan keterpilihan PDIP berada di atas partai lainnya.

Adapun pernyataan tersebut dibuat setelah munculnya hasil survei Litbang Kompas di mana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menduduki puncak elektabilitas Capres 2024.

Baca juga: Sebut Erick Thohir Cocok Dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, Pengamat: Cawapres Paling Tepat

Pernyatan tersebut disampaikan Megawati dalam acara pendidikan kader perempuan yang digelar tertutup di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Kamis (23/2/2023).

"Meski di dalam hasil berbagai survei, kita PDI Perjuangan selalu di atas. Namun saya tekankan, survei itu dinamis," kata Megawati dikutip Kompas.com.

Ganjar Pranowo saat hadir di acara HUT KE-50 PDI Perjuangan, Selasa (10/1/2023).
Ganjar Pranowo saat hadir di acara HUT KE-50 PDI Perjuangan, Selasa (10/1/2023). (Warta Kota/Alfian Firmansyah)

Baca juga: Ganjar Pranowo Mania Bubar dan Merapat ke Prabowo, Relawan Ganjarist Justru Terbahak: Ini Anugerah

Sementara itu pada kesempatan yang sama, pihak PDIP turut memberikan respons atas hasil elektabilitas Ganjar dalam survei Litbang Kompas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto berpandangan hasil tersebut merupakan buah dari kaderisasi partai.

"Elektoral yang tinggi yang dipersepsikan oleh masyarakat dan ditunjukkan dari hasil survei, itu buah dari kaderisasi, buah dari proses penggemblengan dari rebonding antara kader-kader PDIP dengan rakyat," ujar Hasto dikutip Kompas.com.

Kembali lagi, Hasto menekankan bahwa hasil survei tersebut tidak akan mempengaruhi keputusan Megawati memilih kandidat capres dari partainya.

"Sekali lagi bahwa momentum yang tepat, kapan calon itu akan diumumkan, itu adalah kewenangan Ketum Ibu Megawati Soekarnoputri," tandasnya.(TribunWow.com/Via)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Tags:
Ganjar PranowoPilpres 2024Anies BaswedanPrabowo Subianto
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved