Breaking News:

Berita Viral

Kini Minta Tutup Patung Bunda Maria, Warga Sempat Desak Ganti Nama dan Larang Jadikan Tempat Ibadat

Tak hanya menutup patung, warga sempat minta nama rumah doa untuk diganti dan memastikan tak akan jadi gereja.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Twitter @midjan_LA_2
Viral video yang memperlihatkan patung Bunda Maria ditutup menggunakan terpal berwarna biru di Kulonprogo, Yogyakarta pada Kamis (23/3/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Tak hanya minta patung Bunda Maria ditutup, warga rupanya sempat mendesak nama rumah doa tersebut diganti.

Dilansir TribunWow.com, rumah doa yang didirikan di tanah pribadi tersebut diminta tak menggunakan nama wilayah mereka, yakni Dukuh Degolan, Kalurahan Bumirejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo, Yogyakarta.

Selain itu, warga sekitar juga memastikan agar rumah doa tersebut tak digunakan sebagai tempat ibadat ataupun gereja.

Baca juga: Bukan Ormas, Ternyata Pemilik yang Minta Patung Bunda Maria di Kulon Progo Ditutup, Ini Sebabnya

Hal ini dibenarkan oleh Ketua RT 61 Degolan, Purwoko, saat ditemui di rumahnya, Kamis (23/3/2023).

Dijelaskan bahwa dalam pertemuan pada November 2022 lalu, warga meminta pemilik untuk mengganti nama yang awalnya adalah rumah doa Degolan.

Menuruti keinginan warga, pemilik rumah doa pun menggantinya dengan nama sekarang, yakni rumah doa Sasana Adhi Rasa St. Yacobus.

"Ya itu (ada permintaan perubahan papan nama)," aku Purwoko dikutip Kompas.com.

Viral video yang memperlihatkan patung Bunda Maria ditutup menggunakan terpal berwarna biru di Kulonprogo, Yogyakarta pada Kamis (23/3/2023). Berikut penjelasan polisi hingga pemilik rumah doa terkait video viral penutupan patung Bunda Maria di Kulonprogo.
Viral video yang memperlihatkan patung Bunda Maria ditutup menggunakan terpal berwarna biru di Kulonprogo, Yogyakarta pada Kamis (23/3/2023). Berikut penjelasan polisi hingga pemilik rumah doa terkait video viral penutupan patung Bunda Maria di Kulonprogo. (Istimewa via TribunJogja dan Twitter)

Ia lantas menunjukkan draft kesepakatan yang dibuat pemilik rumah doa dengan warga.

Selain pergantian nama, tercantum pula kesepakatan terkait pemanfaatan lahan untuk pemakaman keluarga.

Warga juga melarang komplek rumah doa tersebut dijadikan tempat peribadatan rutin, apalagi digunakan sebagai kapel atau gereja.

Adanya patung Bunda Maria besar juga sempat disinggung, dimana warga meminta patung tersebut digeser agar tidak mencolok.

"Dari dulu dibiarkan warga, sampai mana, (meski) dilihat kok menyalahi perjanjian dulu," ujar Purwoko.

"Tapi lama kok tidak dilakukan penutupan itu," imbuhnya.

Adapun kasus viral ini menarik perhatian berbagai pegiat media sosial ternama di Twitter hingga mantan Anggota DPR RI sekaligus politisi PDIP Budiman Sudjatmiko.

"Di Al Qur'an, ada 1 surat tersendiri yg mencantumkan Bunda Maria (Surah Maryam), perempuan yg juga dimuliakan umat Islam. Tentu umat Katholik punya cara sendiri u/ memuliakannya JAUH sebelum Maryam dikenalkan ke Muslimin lewat Rasulullah SAW. Kenapa takut?" tulis Budiman lewat akun Twitternya @budimandjatmiko, Kamis (23/3/2023).

Baca juga: Fakta Viral Penutupan Patung Bunda Maria di Kulon Progo, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi

Halaman
123
Tags:
Berita ViralBunda MariaKulon ProgoRamadhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved