Liga 1
Sinyal Transfer Thomas Doll di Persija Jakarta: PSM Makassar, Dewa United dan Persebaya Dibuat Susah
Sinyal transfer Persija Jakarta kini sudah mencuat, PSM Makassar, Dewa United hingga Persebaya Surabaya potensi dibuat susah.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sinyal transfer Thomas Doll bersama Persija Jakarta, PSM Makassar, Dewa United dan Persebaya Surabaya potensi dibuat susah.
Dilansir TribunWow.com, Persija Jakarta langsung bergerak cepat membenahi kekurangan yang ada di beberapa sektor.
Setidaknya sudah ada tiga nama di dua sektor berbeda yang kini dikabarkan masuk lis belanja Persija Jakarta.
Dua di antaranya diperuntukkan untuk sektor depan dan satu lainnya digaet guna mengisi lini belakang Persija Jakarta.
Baca juga: Sinyal Bidikan Transfer Thomas Doll untuk Persija Jakarta: 2 Gelandang Ini Layak Dipertimbangkan
Ketiganya berasal dari tiga tim berbeda yakni PSM Makassar, Dewa United, dan Persebaya Surabaya,
Jika Persija Jakarta berhasil mengumumkan kedatangan ketiganya, bukan menutup kemungkinan PSM Makassar, Dewa United, dan Persebaya Surabaya bakal dibuat susah untuk mencari siapa sosok penggantinya.
Lantas, siapa saja daftar pemain yang masuk ke dalam bidikan Persija Jakarta?
Dan bagaimana peluangnya untuk mendapatkan tanda tangan ketiga pemain bidikan?
Berikut ini ulasannya:
1. Karim Rossi (Dewa United)
Nama pertama yang santer masuk lis belanja Persija Jakarta adalah striker milik Dewa United berkebangsaan Swiss, Karim Rossi.
Kabar dibidiknya Karim Rossi oleh Persija Jakarta pertama kali mencuat dicetuskan oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @gozipbola, Sabtu (11/3/2023).
"Rumours! Persija Jakarta dikabarkan sedang melakukan pendekatan kepada pemain Dewa United, Karim Rossi, selain Persija masih ada beberapa tim Liga 1 lainnya yang coba mendekati striker Dewa United," tulis @gozipbola.
Menilik rumor tersebut, maka diprediksi tak mudah bagi Persija Jakarta untuk mengeluarkan Karim Rossi dari Dewa United.
Faktor pertama, Persija Jakarta harus membayarkan kompensasi klausul kontrak dari Michael Krmencik atau Abdulla Yusuf Helal yang diikat kontrak hingga 30 Mei 2025.