Berita Viral
Ayah Syabda Perkasa Terus Menangis di RS, sang Kakak Penuh Perban dan Adik Tak Berhenti Panggil Ibu
Berikut kondisi terkini keluarga mendiang Syabda Perkasa Belawa yang masih dirawat di RS seusai kecelakaan maut.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Muanis Hadi Sutamto (49) terus meratapi kepergian putranya, atlet bulu tangkis Syabda Perkasa Belawa (21) dan istrinya Anik Sulistyowati (48).
Dilansir TribunWow.com, Muanis dikabarkan terus menangis dan merasa syok setelah mobil yang dikemudikannya mengalami kecelakaan di tol Pemalang KM 315, Desa Petanjungan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (20/3/2023).
Kini, Muanis dan dua anaknya, yakni kakak Syabda, Diana Sakti Anistyawati dan anak bungsunya, Tahta Bathari Cahyaloka, masih dirawat di RSI Al Ikhlas Pemalang, Jawa Tengah.
Baca juga: Banjir Komentar Netizen, Viral Postingan Terakhir Atlet Syabda Perkasa sebelum Meninggal saat Ziarah
Kabar terbaru keluarga Syabda dibagikan oleh sahabatnya sesama atlet bulu tangkis, Ihsan Maulana Mustofa, Senin (20/3/2023).
Melalui unggakan InstaStory di akun @ihsan_maulanamustofaa, ia memperlihatkan ayah Syabda yang terbaring lemah di tempat tidur rumah sakit.
Terlihat sang ayah lesu dan hanya bisa menatap nanar saat dijenguk oleh sejumlah orang.
Sementara kakak Syabda, Diana, duduk di tempat tidur dengan wajah dan tangan penuh perban.
Baca juga: Ironi Tewasnya Pebulutangkis Syabda Perkasa dan Ibu, Kecelakaan di Tol saat Hendak Melayat Nenek
"Sabar semangat yang kuat Pak," tulis Ihsan Maulana.
"Yang kuat ya mba, sehat mba."
Muanis yang sempat pingsan dikabarkan menderita luka ringan sementara dua anaknya mengalami patah tulang.
Namun, ia dirundung duka mendalam lantaran secara bersamaan harus kehilangan istri dan anaknya.
Apalagi Muanis merasa bertanggung jawab lantaran mengantuk saat mengemudi sehingga menabrak truk di depannya.
"Alhamdullilah kondisi bapak sudah sadar. Cuma masih nangis terus, masih syok adek sama ibu sudah pergi. Yang kuat Pak, gak kebayang juga jadi bapak, ya Allah," tulis Ihsan Maulana.

Sementara itu, Humas RSI Al-Ikhlas Pemalang Anna menyebutkan bahwa kondisi ketiga korban selamat hingga saat ini masih stabil.
Hanya saja, mereka masih dalam kondisi syok di mana sang adik terus memanggil-manggil mendiang ibunya.