Anak Pejabat Pajak Aniaya Remaja
Kuasa Hukum Buka Suara soal Munculnya Kakak AGH di Media Bahas Kasus Viral Mario Dandy
Kuasa hukum AGH menjelaskan soal munculnya Ivana Yoan di media membahas kasus viral Mario Dandy.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Publik dan netizen sempat dihebohkan oleh munculnya Ivana Yoan yang melakukan wawancara dengan sebuah media terkait kasus viral penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap korban D.
Ivana Yoan yang berstatus sebagai kakak dari AGH buka suara membantah sejumlah isu miring yang menyerang adiknya yang dulu saksi kini telah berstatus sebagai anak berhadapan dengan hukum.
Dikutip TribunWow dari Kompastv, Ivana Yoan disebut baru saja selesai menjalani operasi sebelum akhirnya tampil di depan publik.
Baca juga: Viral AGH Pacar Mario Dandy Santai Main Gitar dan Nyanyi di Kantor Polisi, Kapolsek: Hanya Pegang
Informasi ini disampaikan oleh kuasa hukum AGH, Mangatta Toding Allo.
Allo menjelaskan, saat ini tim kuasa hukum AGH bekerja pro bono alias tanpa bayaran.
Ia kemudian bercerita bahwa ayah dari AGH kini sedang sakit stroke, ibunya juga tengah menderita kanker paru-paru.
"Kakaknya yang kemarin memang sudah muncul di media itu habis operasi jantung," kata Allo, Senin (6/3/2023).
"Tapi dia memberanikan diri untuk menyampaikan suara dari pihak keluarga."
Allo melanjutkan, saat tampil di depan publik, kakak AGH sempat lupa meskipun sudah berniat ingin mengucapkan meminta maaf kepada keluarga korban D.
Dikutip TribunWow dari YouTube Najwa Shihab, Ivana Yoan sempat menyampaikan, seusai penganiayaan adiknya justru membantu korban agar tenang.
"Ini pun disaksikan langsung oleh ibu dari R yang pada saat itu melihat AGH menopang kepala D di pangkuannya," kata Ivana.
Ivana bercerita, adiknya melakukan berbagai cara untuk membantu menenangkan korban yang pada saat kejadian babak belur dihajar oleh Dandy.
"Dan tangan kirinya itu memegang tangan D," kata Ivana.
"Ketika AGH sedang menopang kepala D, justru dia membisikkan kepada si D ini untuk tenang, mengatur napas."
"Jadi memang isu-isu selfie yang beredar itu tidak benar," sambungnya.