Konflik Rusia Vs Ukraina
Pertempuran Rusia Vs Ukraina di Bakhmut Berkecamuk, AS Siapkan Bantuan 400 Juta Dolar AS untuk Kyiv
Pasukan Rusia telah menyerang Bakhmut di provinsi Donetsk selama berbulan-bulan, AS beri bantuan untuk Ukraina
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pasukan Ukraina yang bertahan di Kota Timur Bakhmut mulai melakukan perlawanan.
Mereka menggali parit baru sebagai upaya menahan penyerang tentara Rusia.
Dikutip TribunWow.com dari Channel News Asia, serangan di Bakhmut tak henti-hentinya dilakukan oleh Rusia.
Baca juga: Zelensky Datang ke Inggris Bertemu Rishi Sunak demi Dapat Lebih Banyak Bantuan Senjata Lawan Rusia
Menanggapi hal itu, Amerika Serikat langsung akan memberikan bantuan militer untuk Ukraina, Jumat (3/3/203).
Bantuan itu juga dibahas dengan pemimpin Jerman.
Pasukan Rusia telah menyerang Bakhmut di provinsi Donetsk selama berbulan-bulan.
Kadang-kadang dalam gelombang dan situs tersebut telah menjadi pertempuran perang paling berdarah.
Baca juga: Rusia Umumkan Dapat Keuntungan di Medan Perang karena Ukraina Desak Bantuan Militer Negara Barat
"Pertempuran terjadi di Bakhmut sepanjang waktu. Situasinya kritis," kata Volodymyr Nazarenko, wakil komandan Garda Nasional Ukraina, kepada Radio NV Ukraina.
"Mereka tidak memperhitungkan kerugian mereka dalam mencoba merebut kota dengan penyerangan"
"Tugas pasukan kita di Bakhmut adalah menimbulkan kerugian sebanyak mungkin pada musuh. Setiap meter tanah Ukraina menelan ratusan nyawa musuh."
Dalam 24 jam terakhir, pasukan Ukraina memukul mundur lebih dari 85 serangan di lima sektor utama garis depan Bakhmut, kata Staf Umum Militer Ukraina, Jumat.
Baca juga: Taiwan Mempercepat Pengembangan Drone setelah Belajar dari Perang Ukraina Vs Rusia

Rusia, yang kehilangan wilayahnya pada paruh kedua tahun 2022, mengatakan merebut Bakhmut akan menjadi langkah untuk merebut sisa kawasan industri di sekitarnya yang dikenal sebagai Donbas.
Ukraina mengatakan kota itu memiliki nilai strategis yang terbatas tetapi ingin menghabiskan pasukan Rusia.
Di kota dan desa terdekat, parit baru telah digali di pinggir jalan dengan jarak 20m hingga 40m, tanda bahwa pasukan Ukraina memperkuat posisi pertahanan. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)