Liga 1
Slemania-BCS Full Senyum? Seto Beri Isyarat Mundur dari PSS Sleman seusai Dipermalukan Persikabo
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro membari isyarat mundur setelah anak asuhnya dipermalukan Persikabo 1973 di lanjutan pekan 27 Liga 1 2022/2023.
Penulis: Yonatan Krisna Halman Tri Santosa
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro membari isyarat mundur setelah anak asuhnya dipermalukan Persikabo 1973 di lanjutan pekan 27 Liga 1 2022/2023.
Dilansir oleh TribunWow.com, PSS Sleman dikalahkan Persikabo 1973 dengan skor 1-2 di markasnya sendiri, Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta pada Minggu (21/2/2023).
Seto Nurdiantoro meminta kepada maaf kepada para suporternya, Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) atas kekalahan tersebut.
Pelatih yang pernah menukangi PSIM Yogyakarta tersebut, anak asuhnya terbebani dan banyak melakukan kesalahan ketika berlaga.
Baca juga: Profil Muhammad Ridwan Kiper Utama PSS Sleman, Ternyata Jimat Keberuntungan Tim Super Elang Jawa
Baca juga: PSS Sleman Kena Comeback 1-2 Persikabo 1973, Seto Nurdiantoro Minta Maaf dan Ancang-ancang Mundur
"Mohon maaf untuk suporter yang sudah mendoakan kami. Hari ini tidak bisa memberikan hasil maksimal lagi," kata Seto Nurdiantoro dikutip TribunWow.com dari laman Liga Indonesia Baru, Senin (27/2/2023).
"Mungkin pemain merasa terbebani, tidak bisa bermain lepas. Banyak kesalahan individual yang kurang pintar," tambahnya.
Seto Nurdiantoro pun menyadari bahwa kekalahan tersebut tetap tanggung jawabnya.
"Namun bagaimanapun juga ini adalah tanggung jawab saya karena ini adalah pemain-pemain pilihan saya," jelasnya Seto Nurdiantoro.
Kekalahan kontra Persikabo 1973 menjadi kekalahan keempat beruntun yang didapat Laskar Super Elja di Liga 1 musim ini.
Baca juga: Profil Matias Mier: Aktor Antagonis Kekalahan Persija, Madura United dan Borneo, PSIS-PSS Siaga 1

Seto Nurdiantoro sudah memberi isyarat mundur dan berkomunikasi kepada manajemen PSS Sleman sebagai bentuk pertanggung jawaban.
Pria asal Kalasan tersebut memasrahi nasibnya di tangan manajemen.
“Kondisi saat ini tidak baik untuk kami. Untuk pertanggung jawaban, saya akan sampaikan ke manajemen di sisa laga yang masih cukup banyak ini," tutur Seto Nurdiantoro.
"Untuk saya tidak terlibat dengan tim ini lagi. Apapun itu nanti manajemen yang akan putuskan."
Slemania dan BCS tampaknya akan full senyum bila Seto Nurdiantoro benar-benar mundur atau didepak PSS Sleman.
Baca juga: PSIS Semarang dan PSS Terancam, Transfer Mengerikan Bhayangkara FC Gilas Borneo FC, Cek Statistiknya
Mengingat, mayoritas dari Slemania dan BCS sudah geram karena Seto Nurdiantoro gagal membawa Laskar Super Elja bangkit dari hasil buruk di putaran kedua Liga 1 2022/2023.