Liga 1
PSS Sleman Kena Comeback 1-2 Persikabo 1973, Seto Nurdiantoro Minta Maaf dan Ancang-ancang Mundur
PSS Sleman menelan empat kekalahan beruntun di putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - PSS Sleman kembali menelan kekalahan dengan skor 1-2 saat menjamu Persikabo 1973 di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Minggu (27/2/2023).
Padahal PSS Sleman sempat unggul lebih dulu lewat gol Riki Dwi Saputro ke gawang Persikabo 1973 di menit ke-33.
Namun babak kedua menjadi petaka PSS Sleman, Dimas Drajad dan Yandi Munawar menjadi pahlawan kemenangan Persikabo 1973.
Baca juga: Profil Kim Kurniawan, Gelandang Naturalisasi Pencetak Gol Terbanyak di PSS Sleman, Cek Statistiknya
Kekecewaan tentu dirasakan superter PSS Sleman, Slemania dan BCS.
Pasalnya, PSS Sleman menelan empat kekalahan beruntun di putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro meminta maaf pada Slemania dan BCS.
Dilansir TribunWow.com dari ligaindonesiabaru.com pada Senin (27/2/2023), Seto Nurdiantoro mengungkapkan permintaan maafnya.
Selain itu, Seto Nurdiantoro juga merasa kecewa dengan permainan PSS Sleman menghadapi Persikabo 1973.
Banyak kesalahan-kesalahan individu yang dilakukan para pemain PSS Sleman hingga bisa dimanfaatkan Persikabo 1973.

Baca juga: PSS Sleman Krisis Bek Tangguh di Lini Belakang? Seto Nurdiantoro Bisa Coba Ubah Posisi Sosok Ini
Seto Nurdiantoro merasa bertanggungjawab dengan kekalahan beruntun PSS Sleman.
"Mohon maaf untuk suporter yang sudah mendoakan kami. Hari ini tidak bisa memberikan hasil maksimal lagi," kata Seto Nurdiantoro.
"Mungkin pemain merasa terbebani, tidak bisa bermain lepas. Banyak kesalahan individual yang kurang pintar," tambahnya.
"Namun bagaimanapun juga ini adalah tanggung jawab saya karena ini adalah pemain-pemain pilihan saya," jelasnya.
Karena menelan empat kali kekalahan beruntun, Seto Nurdiantoro ingin mundur menjadi pelatih PSS Sleman.
Bahkan Seto Nurdiantoro sudah menyampaikan keinginannya untuk hengkang pada manajemen PSS Sleman.
Demi yang terbaik untuk PSS Sleman mengarungi sisa laga Liga 1 2022/2023, Seto Nurdiantoro siap angkat kaki.
“Kondisi saat ini tidak baik untuk kami. Untuk pertanggung jawaban, saya akan sampaikan ke manajemen di sisa laga yang masih cukup banyak ini, untuk saya tidak terlibat dengan tim ini lagi. Apapun itu nanti manajemen yang akan putuskan," ujar Seto Nurdiantoro.
Berbagai cara sudah dilakukan Seto Nurdiantoro untuk mendongkrak perfroma PSS Sleman.
Sayangnya para pemain PSS Sleman semakin larut dalam keterpurukan karena kekalahan beruntun yang dirasakannya.
Menarik dinantikan nasib Seto Nurdiantoro di PSS Sleman untuk selanjutnya.

Baca juga: 3 Laga Bukti Pertahanan PSS Sleman Loyo, Seto Nurdiantoro Ogah Jadikan Bek Asing Alasan Kalah
PSS Sleman Sangat Ketergantungan Muhammad Ridwan?
PSS Sleman memiliki masalah di sektor penjaga gawang dengan absennya kiper utama Muhammad Ridwan.
Gawang PSS Sleman begitu mudah dibobol oleh para lawannya hingga mengakibatkan kekalahan.
Terbaru, PSS Sleman menelan hasil minor di pekan ke-26 Liga 1 2022/2023 setelah dikalahkan Persis Solo dengan skor 1-4.
Kekalahan dari Persis Solo dirasakan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Selasa (21/2/2023).
Selain itu, PSS Sleman memperpanjang rekor kalah selama tiga pertandingan berturut-turut.
Lini pertahanan PSS Sleman benar-benar bermasalah dalam tiga laga tersebut.
Pasalnya PSS Sleman selalu kebobolan lebih dari dua gol selama tiga kekalahan beruntunnya.
Faktor kiper ternyata juga berpengaruh dengan kekalahan PSS Sleman.
Semenjak kiper utama Muhamamd Ridwan absen karena cedera, PSS Sleman jadi banyak kebobolan.
Selama tiga laga tanpa Muhammad Ridwan, PSS Sleman kebobolan 11 gol.
Dua kiper pengganti Muhammad Ridwan, yakni Ega Rizky dan Try Hamdani tak sesuai harapan PSS Sleman.

Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Kamis (23/2/2023), Ega Rizky yang paling parah karena kebobolan tujuh gol hanya dalam dua pertandingan menggantikan Muhammad Ridwan di bawah mistar PSS Sleman.
Karena hal tersebut, PSS Sleman menurunkan Try Hamdani saat melawan Persis Solo.
Sayangnya Try Hamdani juga kebobolan empat gol di laga PSS Sleman kontra Persis Solo.
Seolah-olah PSS Sleman membutuhkan sosok Muhammad Ridwan di lini pertahanannya.
Muhammad Ridwan mampu menjadi kiper keempat yang paling banyak melakukan penyelamatan di Liga 1 2022/2023.
Total Muhammad Ridwan sudah melakukan 67 penyelamatan dalam 16 pertandingan PSS Sleman musim ini.
Menarik dinantikan penampilan Muhammad Ridwan di bawah mistar PSS Sleman di pertandingan selanjutnya.
Berikut statistik kiper PSS Sleman:
1. Muhammad Ridwan: 16 pertandingan, 6 cleansheet dan 15 kebobolan
2. Try Hamdani: 3 pertandingan, 1 cleansheet dan 8 kebobolan
3. Ega Rizky: 4 pertandingan dan 12 kebobolan
4. Dimas Fani: 1 pertandingan dan 3 kebobolan
(TribunWow.com)