Liga 1
Suporter PSIS Semarang Banjiri IG Jonathan Cantillana seusai Curhat PSS Dilibas Persis, Singgung Ini
Jonathan Cantillana curhat seusai PSS Sleman dilibas Persis Solo 1-4, suporter PSIS Semarang langsung banjiri unggahannya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
Mengingat ia hanya mampu berikan dua kali kemenangan, 3 hasil imbang dan 4 kekalahan.
Meski alami kemerosotan kiprah, Dragan Djukanovic tetap menjadi dambaan bagi Snex-Panser untuk kembali ke PSIS Semarang.

Baca juga: Damas Damar Lagi-lagi Tuai Sindiran seusai PSIS Vs Persis, Snex-Panser Biru sampai Dibuat Keheranan
Hingga pada akhirnya, Dragan kembali melatih Hari Nur Yulianto dkk di gelaran Liga 1 2022.
Sayang, di kesempatan keduanya, nasib tragis malah dialami oleh Dragan Djukanovic.
Mantan pelatih Pusamania Borneo FC itu hanya mampu catatkan 11 pertandingan bersama PSIS Semarang.
Dengan hanya catatkan 3 kali menang, 5 imbang dan 3 kali menelan kekalahan.
Hingga pada akhirnya, Dragan Djukanovic memilih meninggalkan PSIS Semarang.
Menurut kabar yang santer terdengar, Dragan Djukanovic merasa keberatan dengan beban target berat yang diberikan kepadanya oleh manajemen PSIS Semarang.
Kabar itu sempat terendus melalui unggahan Instagram story pribadinya pada Sabtu (9/4/2022).
Dragan terlihat tengah gundah dengan menyebutkan adanya "tuntutan" yang justru pengaruhi kinerjanya.
"Apa yang kita lihat sekarang adalah pelatih yang dipimpin oleh energi. Pemain hari ini tidak selalu menuntut standar di antara mereka sendiri seperti masa lalu. Kita melihat lebih sedikit pemimpin hari ini. Karena energi pelatih ini sangat penting!" tulis Dragan.
Dan hingga pada akhirnya per 1 April 2022, Dragan Djukanovic memilih angkat koper dari PSIS Semarang.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu pun memutuskan untuk mendatangkan Sergio Alexandre eks pelatih Persiraja Banda Aceh asal Brasil.
Lantas, bagaimana kabar terkini Dragan Djukanvic?
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, nasib Dragan Djukanovic seusai tinggalkan PSIS Semarang lebih tragis ketimbang mantan pelatih Mahesa Jenar lainnya asal Italia, Vincenzo Alberto Annese.