Berita Viral
Irjen Krishna Murti Posting Viral Video Terkini Kapolda Jambi dan Rombongan: Kalian Orang Hebat
Irjen Krishna Murti ikut mengunggah video viral yang menunjukkan kondisi terkini Kapolda Jambi dan rombongan yang menjadi korban kecelakaan helikopter
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Sejumlah penumpang tampak lemas dan berbaring di tanah.
Ada pula penumpang yang wajahnya terlihat berdarah.
Polda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono dilaporkan mengalami patah tulang tangan kanan akibat benturan keras helikopter.
Setelah dievakuasi, rencanannya rombongan Kapolda Jambi akan langsung dilarikan ke RS Bhayangkari Jambi.

Baca juga: Viral Kondisi Terkini Rombongan Kapolda Jambi, Lokasi Kecelakaan Helikopter Berhasil Ditemukan
Logistik Sudah Disalurkan
Tim penyelamat berhasil menemukan titik lokasi pendaratan darurat helikopter rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono, Senin (20/2/2023).
Dilansir TribunWow.com, koordinat tersebut ditemukan di kawasan hutan Desa Tamiai, Batang Merangin, Kerinci, Provinsi Jambi.
Pada sekitar pukul 06.50 WIB, tim penyelamat telah menurunkan logistik dan berkomunikasi dengan delapan korban.
Logistik berupa selimut, makanan, minuman, power bank dan charger, diberikan oleh tim yang menggunakan helikopter dari Polda Sumsel.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto membeberkan bahwa delapan korban dalam kondisi sadar.
Meski menderita luka, para korban tersebut juga masih bisa melakukan komunikasi melalui HT.
"Untuk logistik sudah berhasil disalurkan dan kondisi delapan orang penumpang semua sadar," kata Mulia dikutip TribunJambi.com, Senin (20/2/2023).
"Semuanya sadar dan tadi Pak Karoops sudah komunikasi melalui HT."
Baca juga: Viral Video Kondisi Rombongan Kapolda Jambi di Hutan, Ada yang Tak Bisa Bergerak Diduga Patah Tulang
Namun, pihak dari tim SAR belum bisa melakukan evakuasi lantaran masih membutuhkan perlengkapan tambahan yang sedang diambil di Jambi.
"Nanti setelah helikopter ini akan bergabung dengan helikopter Baharkam Polri yang sesaat lagi akan datang," lanjut Mulia.