Pilpres 2024
Rocky Gerung Terbahak Sebut Jokowi akan Umumkan Siapa Cawapres Prabowo di Pilpres 2024
Rocky Gerung menanggapi pernyataan Prabowo Subianto yang masih tidak tahu siapa cawapres yang akan mendampinginya.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto masih belum mengetahui siapa calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampinginya di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Pengamat politik Rocky Gerung turut menanggapi pernyataan Prabowo tersebut.
Dikutip TribunWow dari YouTube Rocky Gerung Official, sambil bercanda, Rocky menyeret nama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan jawaban.
Baca juga: Ungkit Anies Baswedan Maju Pilpres 2024, Rocky Gerung Sebut Pujian Jokowi ke Prabowo Sia-sia
Rocky menduga justru Jokowi lah yang akan menentukan siapa sosok yang akan mendampingi Prabowo di Pilpres 2024 nanti.
"Artinya tunggu lah, nanti Pak Jokowi mungkin akan beri tahu siapa," kata Rocky.
"Kira-kira begitu maksudnya," ujar dia.
Sebagai informasi, pernyataan Prabowo soal Cawapres disampaikan saat momen Hari Ulang Tahun ke-15 Partai Gerindra di Kantor DPP Partai Gerindra pada Senin (6/2/2023).
Kala itu Prabowo menyatakan bahwa dirinya sendiri belum tahu siapa sosok yang akan menjadi cawapresnya.
Prabowo diketahui juga sempat memuji Jokowi dalam acara HUT ke-15 Partai Gerindra.
Dikutip TribunWow dari YouTube Tribunnews, saat memberikan pujian, Prabowo Subianto menegaskan dirinya sama sekali tidak ada niat untuk menjilat Jokowi.
Awalnya Prabowo Subianto menjelaskan bagaimana, dirinya merasakan keberhasilan pemerintahan Indonesia saat ini setelah bergabung ke kabinet Presiden Jokowi.
"Saya menjadi saksi, saya melihat betapa Beliau bekerja keras untuk cita-cita yang sama dengan cita-cita kita," ujar Prabowo.
Prabowo Subianto menerangkan, Jokowi telah memberikan bukti nyata keberhasilan pemerintahannya.
Prabowo Subianto kemudian mengungkit masa-masa terjadinya puncak pandemi Covid-19.
"Saya juga saksi presiden kita ditekan oleh WHO, oleh (negara) tetangga-tetangga kita untuk lockdown total," kata Prabowo.