Pilpres 2024
Rocky Gerung Sebut Kondisi Indonesia jika Anies Baswedan Gagal Nyapres di 2024: Relawan Pasti Ngamuk
Rocky Gerung menyebut akan terjadi kekacauan jika Anies gagal mendapatkan tiket untuk mencalonkan diri sebagai capres di 2024 mendatang.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
"Atau sebenarnya mendukung pencapresan Prabowo Subianto tapi pada saat yang bersamaan Sandi juga terus melakukan road show, sosialisasi atau pendekatan ke partai lain."
Baca juga: Sandiaga Uno Pasrah Diroasting Kiky Saputri, Senyum Kecut saat Dilarang Nyapres: Emang Nggak Trauma?
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
Sandiaga Uno dan Prabowo Diskusi 3 Jam
Sebelumnya, Sandiaga Uno, sempat bertandang menemui Prabowo Subianto, di rumah jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).
Perjumpaan tersebut berlangsung selama 3 jam di mana kedua menteri mendiskusikan berbagai hal.
Antara lain mengenai pemilihan presiden (Pilpres) 2024, dan rencana untuk memanggil internal partai.
Baca juga: Sandiaga Uno Pasrah Diroasting Kiky Saputri, Senyum Kecut saat Dilarang Nyapres: Emang Nggak Trauma?
Dalam keterangan tertulis seusai Workshop Peningkatan Komoditas Kreatif Unggulan Untuk Penciptaan Lapangan Kerja Baru di Desa Pesucen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (14/1/2023), Sandiaga memberikan keterangan.
Dia pun membeberkan hasil diskusi dengan Prabowo yang berlangsung hingga 3 jam.
Menurut Sandiaga, ia dan Prabowo sepakat untuk berkolaborasi bekerja demi negara.
Mereka juga mengevaluasi kiprah sebagai menteri untuk membantu Presiden RI Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju.
"Saya dijamu oleh Pak Prabowo, mungkin ini pertemuan terlama kami," kata Sandiaga dikutip Kompas.com, Minggu (15/1/2023).
"Kita sepakat, bahwa kita harus bersatu padu, bekerja bersama dengan pola-pola percepatan, rekonsiliasi, 3 jam diskusi itu juga sambil melihat selama 3 tahun kita bekerja di dalam pemerintahan."
Sandiaga dan Prabowo juga membahas mengenai isu ketidakharmonisan mereka yang diklaim berebut kursi Pilpres.
Bahkan, Sandiaga dikabarkan hengkang dari Partai Gerindra untuk menjadi capres pilihan PPP.
Menurut Sandiaga, isu keretakan tersebut muncul akibat jarangnya pertemuan mereka.