Liga 1
PSIS Semarang Blunder Transfer? Lepas Sosok Senior di Posisi Krusial, Beda dengan Persib dan Persija
PSIS Semarang blunder lepas sosok senior di posisi krusial? Persib Bandung dan Persija Jakarta justru malah sebaliknya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
Hal itu tentunya sangat berbeda jika dibandingkan dengan dua tim besar di Liga 1 2022, Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Meski tercatat memiliki kiper muda, namun Persib Bandung dan Persija Jakarta tetap memberikan tempat untuk kiper senior di kedalaman skuadnya.
Meski mendatangkan Mario Londok (25 tahun), pelatih Persib Bandung, Luis Milla tetap memberikan tempat kepada I Made Wirawan.
Baca juga: Setelah PSIS Semarang, Giliran PSS Sleman Jadi Korban Keganasan Persib Bandung di Liga 1 2022?
Pengalaman dan jam terbangnya tentu membantu Luizinho Passos untuk membina para pemain muda Persib Bandung sebagai bentuk regenerasi jangka panjang.
Sementara di Persija Jakarta, klub berjuluk Macan Kemayoran itu masih memiliki sosok Andritany Ardhyasa yang mampu menjadi leader bagi tiga kiper muda lainnya yakni Cahya Supriadi (19 tahun), Risky Sudirman (21 tahun) dan juga Adre Arido (19 tahun).
Ketiganya masih bisa digunakan Persija Jakarta untuk proyeksi jangka panjang setidaknya hingga 10 tahun ke depan.
Patut dinantikan akankah keputusan PSIS Semarang mendepak sosok kiper senior dan tak mencari penggantinya adalah keputusan blunder atau justru malah sebaliknya.
Baca juga: Bobotoh Malah Beri Sorotan setelah Persib Bandung Bungkam PSIS dan Puncaki Klasemen, Ini Sebabnya
Eks Persib Bandung Bisa Masuk Opsi Ganti
PSIS Semarang di bursa transfer paruh musim resmi melepas kiper seniornya, Wahyu Tri Nugroho.
Tentu, dilepasnya Wahyu Tri Nugroho membuat kedalaman skuad PSIS Semarang di posisi kiper berkurang.
Mensiasati hal itu, seharusnya pelatih sementara PSIS Semarang, M Ridwan mendatangkan kiper anyar sebagai pengganti Wahyu Tri Nugroho.
Namun, dilihat dari kedalaman skuad saat ini, PSIS Semarang justru lebih memilih untuk mengorbitkan kiper mudanya, Arifin Setyadi.
Hal ini tentu saja menjadi riskan bagi PSIS Semarang untuk arungi putaran kedua Liga 1 2022.
Mengingat dua kiper lainnya yang dimiliki juga berusia masih sangat muda yakni 21 tahun.
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain PSIS Vs Persib: Hati-hati Milla, Legenda Maung Bandung Buat Jatidiri Angker
Belum konsisten performa di usia sangat muda jadi sebab mengapa PSIS Semarang sebaiknya menambah kedalaman skuad di posisi penjaga gawang dengan mendatangkan kiper senior kenyang pengalaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/skuad-psis-semarang-2022-1.jpg)