Liga 1
Nostalgia Seto Nurdiantoro Buat BCS-Slemania Takjub, tapi 1 Keputusan Ini yang Sukses Jadi Kuncinya
Skema nostalgia Seto Nurdiantoro sukses buat takjub BCS-Slemania, namun 1 keputusan krusial ini adalah kuncinya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
"Nyenengke tnn nek menangan ngeneki," tulis @bayuerr_.
"Hati senang, PSS menang bang," tulis @slemanfootball.
"Alhamdulillah nderek bingah," tulis @pss_development.
"nyenengke tenan man," tulis @aziizahkss.
"Agendakan lagi degradasi kami tidak takut, jantung kami sudah sehat," tulis @media.posting17.
"KONSISTEN MENANG TERUS MAN," tulis @frhanner.
"Hayo ngenei man sek tak karepke ketmbien," tulis @nafsahmdd.
Baca juga: Seto Nurdiantoro Pusing Cari Palang Pintu PSS Sleman seusai Javlon ke Persita? Bisa Pilih 4 Opsi Ini
Di balik keputusan jitu memainkan skema nostalgia, sejatinya ada satu keputusan lain yang menjadi peran penting di belakang tiga kali win streak PSS Sleman.
Keputusan itu tak lain adalah mempertahankan sosok Jihad Ayoub sebagai leader di lini tengah ketimbang memulangkan kembali Guilherme Batata.
Sebagaimana diketahui, pada bursa transfer paruh musim, PSS Sleman santer bakal melepas Jihad Ayoub yang dinilai tampil buruk di putaran pertama.
Jihad Ayoub saat itu dikabarkan dilepas dan bakal digantikan oleh mantan gelandang bertahan PSS Sleman tahun 2019, Guilherme Batata.
Akan tetapi, keputusan itu urung direalisasikan seusai PSS Sleman ragu akan performa Batata yang diketahui cukup lama tak memperkuat klub profesional.
Hingga pada akhirnya, Seto Nurdiantoro tetap mempertahankan Jihad Ayoub untuk lini tengah PSS Sleman di putaran kedua.
Dan pada akhirnya, keputusan itu memang terbukti jitu, Jihad Ayoub sukses buktikan dirinya layak masih bertahan di PSS Sleman dengan memberikan 1 assist untuk Super Elja saat lumat Arema FC 2-0.
Menarik dinantikan kiprah selanjutnya Jihad Ayoub bersama PSS Sleman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pss-sleman-2023-11.jpg)