Pilpres 2024
Dicueki saat HUT PDIP, Ganjar Pranowo Kini Akrab Duduk Sebelahan dengan Megawati: Bahagia Ibu Hadir
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat akrab duduk bersebelahan dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoptri.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Momen akrab terlihat antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dilansir TribunWow.com, Ganjar sesekali mengobrol serta bercanda saat duduk di sebelah Megawati dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Padahal, Ganjar sebelumnya seolah tak dianggap oleh Megawati maupun petinggi PDIP dalam acara HUT ke-50 partai berlambang banteng tersebut.
Baca juga: Ganjar Pranowo dan Puan Maharani Makin Mesra, Pengamat: Cara untuk Mendapatkan Simpati Publik
Momen ini terjadi saat Ganjar, Megawati dan Hasto menghadiri acara pelantikan Wali Kota Semarang yang baru, Hevearita Gunaryanti Rahayu di Gedung Grhadika Praja, Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/1/2023).
Dikutip Kompas.com, Megawati tampak mengenakan baju hitam dan merah serta duduk di kursi paling depan.
Ia diapit Ganjar dan Hasto yang kemudian sempat terlibat obrolan serta candaan singkat.

Baca juga: Dialog Mengocok Perut Ganjar Pranowo dan Calon TKI yang Ingin Bekerja pada Kim Jong Un: Wes, Ciloko
Ganjar pun menyebut nama Megawati dalam pidatonya.
Ia mengatakan bahwa kedatangan Megawati telah membuatnya bahagia dan akan menjadi suntikan semangat bagi hadirin semua.
"Keberadaan ibu di tengah kami ini adalah suntikan bagi kami terutama untuk kader PDI Perjuangan," kata Ganjar dikutip Kompas.com, Senin (30/1/2023).
"Kita bahagia karena Bu Mega hadir. Terima kasih kehadirannya."
Kemudian, Ganjar memamerkan adanya sembilan perempuan yang menjadi kepala daerah di Jawa Tengah.
Bahkan, mayoritas kepala daerah tersebut merupakan kader PDIP.
"Kalau yang dari kader PDI Perjuangan ada tujuh kepala daerah di Jateng," ujar Ganjar.
Ia kemudian memuji Wali Kota Semarang yang dilantik hari itu sebagai wali kota perempuan pertama di daerah tersebut.
"Ini merupakan perempuan pertama yang jadi Wali Kota Semarang. Bu Ita juga dari kader PDI Perjuangan," ucap Ganjar.
Keakraban Ganjar dan Megawati ini berbanding terbalik dengan nasib sang Gubernur di acara HUT ke-50 PDIP Selasa (10/1/2023), lalu.
Pasalnya, meski disebut kandidat kuat capres dari PDIP, Ganjar sama sekali tak terlihat diperlakukan istimewa oleh internal partainya.
Ia tidak duduk di barisan depan, maupun sempat berbincang dengan Megawati atau disebut namanya selama acara.
Baca juga: Nilai Karier Ganjar di PDIP Sudah Habis, Rocky Gerung Prediksi Ganjar Bakal Ditarik PKB di 2024
Ganjar Pranowo Seolah Tak Dianggap
Kerap digadang-gadang menjadi Presiden, keberadaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo justru seolah redup di tengah partainya sendiri.
Dilansir TribunWow.com, Ganjar Pranowo harus duduk bersama kader lain dan sama sekali tak pernah disebut saat perayaan HUT ke-50 PDIP di Jakarta International Expo, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023).
Lantas, bagaimana peluang Ganjar Pranowo untuk diusung menjadi capres dari partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri tersebut?
Baca juga: Kata Ganjar Pranowo dan Puan Maharani atas Kejutan Megawati di HUT ke-50 PDIP, Benarkah soal Capres?
Seperti dikutip dari tayangan di kanal YouTube PDI Perjuangan, terlihat sejumlah tokoh menghadiri acara besar partai politik tersebut.
Tampak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) duduk di kursi barisan depan bersama Megawati, Wapres Maruf Amin dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sebaris dengan mereka, berjajar para menteri Kabinet Indonesia Maju yang tidak terafiliasi dengan partai politik kecuali PDIP.

Baca juga: PDIP Abu-abu Ditanya soal Pencapresan Ganjar, Pengamat Sebut Tak akan Diumumkan di HUT ke-50 Partai
Namun, Ganjar yang ramai di gadang-gadang akan menjadi capres PDIP tak terlihat diperlakukan secara spesial.
Ia tampak duduk di baris kursi ketiga berimpitan dengan kader-kader partai yang lain.
Saat berpidato selama lebih dari satu jam, Megawati menyebut nama-nama para kader dan tamu undangan yang hadir, serta sempat memperkenalkan dua cucunya.
Namun, ia sama sekali tidak menyebut nama Ganjar, pun tak kebagian jatah saat acara puncak pemotongan tumpeng.
Terkait hal ini, pendiri Cyrus Network Hasan Nasbi menilai peluang Ganjar untuk menjadi capres masih terbuka.
"Peluang Ganjar tetap ada. Karena masih diundang lho. Masih bisa ketemu Ibu (Megawati Soekarnoputri), masih menyambut Ibu, peluang itu tetap ada," kata Hasan dikutip Kompas.com, Selasa (10/1/2023).
"Di acara tadi juga Ganjar disambut kan. Tapi begitu duduk, harus tahu diri, enggak bisa di depan. Harus ikut aturan partai," imbuhnya.(TribunWow.com/Via)