Terkini Nasional
Kini Harus Rutin Melapor ke Prabowo, Sandiaga Uno Sebut Isu Hengkang dari Gerindra Hanya Salah Paham
Menparekraf Sandiaga Uno mengkonfirmasi isu dirinya akan hengkang dari Partai Gerindra.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Menteri Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Sandiaga Uno menyatakan bahwa isu dirinya akan hengkang dari partai Gerindra hanyalah kesalahpahaman semata.
Dilansir TribunWow.com, Sandiaga Uno juga membantah bahwa dirinya akan hijrah ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) seperti yang ramai dikabarkan.
Bahkan, untuk menunjukkan loyalitasnya, Sandiaga Uno kini terus melaporkan kegiatan maupun undangan yang diterimanya dari parpol lain kepada Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Prabowo Subianto bakal Panggil Para Petinggi Gerindra untuk Klarifikasi
Ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2023), Sandiaga Uno menyebutkan dirinya sampai hari ini masih merupakan kader Partai Gerindra.
"Ya tentunya per hari ini saya di Gerindra sebagai kader Gerindra dan memang tidak pernah (pindah), waktu itu memang disalahpahami disalahartikan," ujar Sandiaga Uno dikutip Kompas.com.

Baca juga: Diduga Sindir Sandiaga Uno, Prabowo Subianto: Kalau Tidak Cocok dengan Saya, Cari Partai Lain
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu sebelumnya sempat dikabarkan akan keluar lantaran ingin menjadi kandidat capres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Mengenai hal ini maupun soal pencapresan dari Partai Gerindra, Sandiaga Uno enggan berkomentar.
Pasalnya, ia khawatir jika tanggapan yang disampaikan akan kembali menimbulkan kesalahpahaman.
"Untuk capres dan cawapres, ini murni prerogatif pimpinan partai politik. Jadi saya tidak akan menjawab," kata Sandiaga Uno.
"Jadi ini yang saya tegaskan, kesepakatan kami ini arahan juga dari Pak Prabowo, urusan capres dan cawapres itu murni prerogatif pimpinan partai politik."
Setelah sempat mendatangi Prabowo di kediamannya, Sandiaga Uno kembali bertemu Menteri Pertahanan tersebut saat peresmian Sekretariat Bersama koalisi Gerindra-PKB.
Ia dan Prabowo yang sempat berpasangan, kini berusaha memperbaiki komunikasi untuk meminimalisir kesalahpahaman serupa.
"Pesannya, ya tentunya silaturahimnya tetap dijaga, berkoordinasi selalu. Kemarin kan ada kesalapahaman, bisa diperbaiki karena kita kurang komunikasi karena kita sama sama sibuk," tutur Sandiaga Uno dikutip Kompas.com.
Karenanya, ia pun kini rajin melaporkan kegiatan maupun undangan yang diterima kepada Prabowo.
Selain undangan dari partai lain, Sandiaga Uno juga melaporkan undangan yang diperoleh dari sejumlah politikus DPR.
"Sekarang hampir setiap minggu kita berkomunikasi, saya memberikan update mengenai kegiatan dan banyak undangan yang saya terima bukan hanya dari satu partai tapi dari beberapa partai," imbuhnya.
Baca juga: Turut Bahas Isu Pilpres 2024, Ini Bocoran Isi Pertemuan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno
Keakraban Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto Hanya di Permukaan
Pengamat politik Adi Prayitno, menilai keakraban Menparekraf Sandiaga Uno dan Menhan Prabowo Subianto hanya tampak di permukaan.
Dilansir TribunWow.com, Direktur Eksekutif Parameter Politik tersebut masih meragukan ketulusan Sandiaga Uno mendukung Prabowo menjadi capres Partai Gerindra.
Pasalnya, pada saat yang bersamaan, Adi melihat bahwa Sandiaga Uno masih melakukan safari politik ke partai lain seperti pada PPP.
Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Prabowo Subianto bakal Panggil Para Petinggi Gerindra untuk Klarifikasi
Ia menyoroti pertemuan terakhir antara Prabowo dan Sandiaga Uno di rumah sang Ketua Umum Partai Gerindra, jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).
Sandiaga Uno mengaku berdiskusi 3 jam membahas mengenai kebangsaan dan komitmen untuk mendukung Prabowo.
Keduanya bahkan berpose memamerkan hadiah Sandiaga Uno untuk Prabowo berupa buku yang ditulisnya sendiri.

Baca juga: Tegaskan Sandiaga Uno Tak Punya Kans Maju Pilpres di Gerindra, Pengamat: Prabowo Subianto Harga Mati
"Saya kira kalau melihat kecenderungan belakangan ini, Sandiaga Uno sudah bertemu dengan Prabowo Subianto, dari situ kemudian kita melihat bahwa (di antara) kedua tokoh ini, tidak terjadi apa-apa," kata Adi dikutip kanal YouTube KOMPASTV, Senin (23/1/2023).
"Sandi menegaskan akan tetap mendukung pencapresan Prabowo Subianto untuk yang kesekian kalinya di Pilpres 2024."
"Sandi mengatakan tegak lurus terkait sikap politik Gerindra yang memang harga mati bagi Prabowo Subianto untuk maju Pilpres."
Di sisi lain, Adi masih mempertanyakan sikap Sandiaga Uno yang dinilainya hanya permukaan untuk menutupi apa yang dipikirkan.
Pasalnya, di samping mengaku mendukung Prabowo, Sandiaga Uno masih saja terlihat merapat ke sejumlah partai, terutama PPP.
"Kan itu yang tampak di permukaan, tapi pada saat yang bersamaan kita tidak pernah tahu apakah Sandi akan betul mendukung Prabowo Subianto dengan catatan kembali ke Gerindra," kata Adi.
"Atau sebenarnya mendukung pencapresan Prabowo Subianto tapi pada saat yang bersamaan Sandi juga terus melakukan road show, sosialisasi atau pendekatan ke partai lain.".(TribunWow.com/Via)