Breaking News:

Pilpres 2024

Kalah dari Airlangga Hartarto dalam Hasil Musra XV Kalsel, Ganjar Pranowo Menang di 4 Provinsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di urutan ketiga dalam hasil Musra XV yang digelar di Kalsel.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Ganjar Pranowo saat hadir di acara HUT KE-50 PDI Perjuangan, Selasa (10/1/2023). Terbaru, elektabilitas Ganjar dikabarkan kalah dari Airlangga Hartarto dari hasil Musra XV di Kalsel, Rabu (25/1/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Musyawarah Rakyat (Musra) XV yang digelar relawan Presiden RI Joko Widodo di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (22/1/2023) menghasilkan sejumlah nama capres favorit.

Dilansir TribunWow.com, di antaranya adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Berbeda dengan sejumlah hasil survei yang dilakukan secara nasional, kali ini nama Ganjar berada di urutan ketiga.

Baca juga: Nama Ganjar Pranowo Populer di Internal PAN, Prabowo Subianto dan Gerindra Dipersilakan Gabung KIB

Hal ini dibeberkan Penanggungjawab Musra Budi Arie Setiadi dalam konferensi Musra di Senayan, Rabu (25/1/2023).

Rupanya, 2.036 responden dari Kalsel lebih banyak memilih Airlangga dibanding Prabowo dan Ganjar.

"Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi calon presiden favorit di Kalimantan Selatan, disusul oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo," kata Budi dikutip Kompas.com.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Tribunnews.com/ Istimewa)

Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Kembali Rajai Survei LSI, Prabowo Kini Kalah Tipis dari Anies Baswedan

Adapun elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar tersebut mencapai 21,12 persen.

Prabowo sebagai Ketum Partai Gerindra mendapat elektabilitas hingga 20,58 persen, sementara Ganjar 17,83 persen.

Dalam survei lanjutan, didapat hasil bahwa 36,69 persen rakyat ingin presiden yang berani, tegas, dan berwibawa.

Kemudian, sebanyak 24,02 persen mengharapkan figur pemimpin yang merakyat.

"Merakyat, jujur, dan bersih merupakan karakter yang beriringan, tidak terpaut jauh," ucap Budi.

Dilansir TribunWow.com, berikut hasil lengkap pemilihan figur capres hasil Musra Kalsel.

1. Airlangga Hartarto: 21,12 persen

2. Prabowo Subianto: 20,58 persen

3. Ganjar Pranowo: 17,83 persen

4. Moeldoko: 15,17 persen

5. Mahfud Md: 10,61 persen

6. Anies Baswedan: 5,65 persen

7. Ridwan Kamil: 3,93 persen

8. Agus Harimurti Yudhoyono: 1,23 persen

9. Erick Thohir: 1,18 persen

10. Puan Maharani: 0,98 persen

Sebelumnya, hasil berbeda ditunjukkan bahwa Ganjar memenangkan 4 lokasi dari 13 Musra yang sudah dijalankan.

Dikutip dari Kompas.com, nama Airlangga dan Prabowo masing-masing juga unggul di tiga provinsi.

"Dari 13 Musra yang dijalankan, itu perlu saya sampaikan Pak Airlangga memang menang di tiga lokasi atau provinsi. Pak Ganjar di empat lokasi, termasuk di luar negeri sekarang. Terus Pak Prabowo juga menang di tiga provinsi," terang Ketua Panitia Nasional Musyawarah Rakyat (Musra) Panel Barus dalam konferensi pers di Kawasan Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Baca juga: Dengar Curhatan Kades soal Warga Miskin Ekstrem, Ganjar Pranowo Bawa-bawa Isu Masa Jabatan 9 Tahun

Basis Pendukung Ganjar

Lembaga Survei Nasional (LSN) mebeberkan basis pendukung tiga kandidat capres dengan elektabilitas tertinggi.

Dilansir TribunWow.com, tiga bakal capres teratas tersebut tak lain adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Menurut peneliti senior LSN, Gema Nusantara Bakry, ketiganya menguasai suara di sejumlah daerah berbeda.

Baca juga: PSI Minta Maaf Telah Dukung Ganjar Pranowo, Mengaku Adik PDIP seusai Disindir Megawati

Seperti halnya Ganjar, yang menguasai Jawa Tengah sebagai basis pendukung partainya, PDIP.

Begitupun daerah Yogyakarta yang mayoritas mendukung Ganjar meski tak mutlak seperti di Jawa Tengah.

"Kalau Jateng masih 'Kandang banteng' (PDIP) dan Ganjar unggul (dengan keterpilihan) sebesar 56,6 persen, sedangkan Prabowo 30,1 persen, dan Anies 10,8 persen," kata Gema dikutip Kompas.com, Sabtu (14/1/2023).

Ilustrasi survei elektabilitas kandidat capres, Prabowo Subianto (kiri), Ganjar Pranowo (tengah) dan Anies Baswedan.
Ilustrasi survei elektabilitas kandidat capres, Prabowo Subianto (kiri), Ganjar Pranowo (tengah) dan Anies Baswedan. (KOMPAS.com/ANDIKA BAYU SETYAJI)

Baca juga: Ganjar Pranowo Seolah Tak Dianggap saat HUT ke-50 PDIP, Pengamat Sebut Kans Nyapres: Harus Tahu Diri

Sementara itu, hasil survei di Jawa Barat menunjukkan keterpilihan Prabowo mencapai hingga 54,8 persen.

Sedangkan Anies mendapat suara hingga 24,8 persen, dan Ganjar dengan suara 13,2 persen.

Hal ini membuktikan bahwa Jawa Barat masih menjadi basis Prabowo untuk mendulang suara.

"Dugaan Anies (Baswedan) yang katanya menggerus kantong suara Prabowo di tanah Parahyangan (Jabar) ternyata belum terbukti," ujar Gema.

"Dari hasil (survei) LSN, justru warga Jabar masih loyal memilih Prabowo serta partainya (Gerindra)."

Di sisi lain, Prabowo dan Ganjar diprediksi akan bersaing untuk memperoleh suara di Jawa Timur.

"Jatim tampaknya tetap akan menjadi medan pertempuran paling keras bagi para capres, terutama Prabowo dan Ganjar," ucap Gema.

"Jika koalisi Gerindra dan PKB terus berlanjut, serta Prabowo didampingi cawapres yang disukai Nahdiyin, bisa jadi Prabowo akan menang di Jatim sekaligus secara nasional."

Sebelumnya, Ganjar juga menduduki posisi tertinggi elektabilitas kandidat Capres 2024 dalam hasil survei Indikator Politik Indonesia.

Dalam hasil simulasi 3 nama capres, Ganjar mendapat jumlah suara sebesar 35, 8 persen.

Sementara, Anies berada di urutan kedua dengan perolehan 28,3 persen.

Posisi ketiga diduduki oleh Prabowo yang mendapat hasil suara sebesar 26,7 persen.

"Ini tiga nama, Anies, Ganjar, Prabowo. Ini polanya," ucap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, dikutip Kompas.com, Rabu (4/1/2023).

Di sisi lain, pihak Indikator Politik Indonesia juga menemukan adanya tren kenaikan elektabilitas Ganjar dan Prabowo yang berbanding lurus dengan kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi.

Di mana pada bulan November, tingkat kepuasan masyarakat pada kinerja Jokowi sebesar 66,2 persen dan naik di bulan Desember menjadi 71,3 persen.

"Jadi, kita bisa simpulkan dari sini, ketika aproval presiden naik di bulan Desember, yang meningkat elektabilitasnya Ganjar dan Prabowo, yang turun elektabilitasnya Anies," ucap Burhanudin.

Hal ini justru berbanding terbalik dengan elektabilitas Anies yang menurun saat kepuasan publik pada kinerja Jokowi meningkat.

"Tapi ketika elektabilitas Anies meningkat, terjadi ketika approval presiden turun, bulan November approval presiden drop dari 70 ke 66 (persen), elektabilitas Anies meningkat," lanjutnya.(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait Ganjar Pranowo

Tags:
Airlangga HartartoGanjar PranowoPilpres 2024Prabowo SubiantoSurvei
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved