Liga 1
Rela PSIS Semarang Kebobolan Tanpa Bek Asing, Panser Biru dan Snex Minta Imbalan Setimpal ke Vitinho
PSIS Semarang sengaja ingin memperkuat lini penyerangan dengan empat pemain asing.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Elfan Fajar Nugroho
"kelebon 2 gpp penting iso ngegolke 5," komentar akun @gento.semarang.
"Full attack. Meh kebobol 3 nek iso ngegolke 5 tetep menang," tulis akun @smrgpsis.
"Lini depan PSIS Semarang sedikit demi sedikit mulai gacor kembali," komentar akun @sp_pamungkas7.
"Pertahanan yang bagus adalah menyerang !!!," tulis akun @setiawanbayu30.
"Raurusan nyerang kabeh mburi turahi huluk brandon ro adi satriyo gas tok," komentar akun @fitoftrz.
"Full Atack lawan persib," tulis akun @amdhonifks.
Baca juga: Carlos Fortes Spesialis Ajak Teman dari Portugal: Vitinho Gabung PSIS, Arema FC Pernah Kena Efeknya
Yoyok Sukawi Yakin Tak Minat Pemain Rp 7 Miliar untuk PSIS Semarang?
Yoyok Sukawi yakin tak minat datangkan pemain seharga Rp 7 Miliar yang belum lama ini resmi jadi WNI? Sosoknya bisa jadi pengganti sepadan Pratama Arhan di PSIS Semarang.
Dilansir TribunWow.com, pemain dengan harga Rp 7 miliar yang dimaksud bisa jadi pengganti sepadan Pratama Arhan tak lain adalah Shayne Pattynama.
Seperti diketahui, belum lama ini pemain berposisi bek kiri milik Viking FK, Shayne Pattynama resmi menyandang status WNI seusai ucap sumpah Janji Setia Pewarganegaraan di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Selasa (24/1/2023).
Telah resminya Shayne Pattynama berstatus WNI diumumkan secara langsung melalui Instagram resmi federasi sepak bola Indonesia, @PSSI.
"Shayne Pattynama resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Selasa, 24 Januari 2023 setelah melaksanakan Sumpah Janji Setia Pewarganegaraan di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.Selamat, Shayne! #KitaGaruda," tulis @pssi.
Dengan status WNI yang saat ini telah disandang oleh Shayne Pattynama, maka klub-klub di Liga 1 bisa memanfaatkannya untuk digaet pada bursa transfer paruh musim.
Satu di antara klub di Liga 1 yang bisa saja memanfaatkan kondisi itu adalah PSIS Semarang.
Pasalnya, selepas kepergian Pratama Arhan ke Tokyo Verdy, performa bek kiri PSIS Semarang diketahui kerap tak konsisten di Liga 1.