Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Saksikan Eksekusi Mati Prajurit Desersi, Komandan Tentara Bayaran Rusia Kabur dari Ukraina

Seorang komandan tentara bayaran Rusia kabur ke Norwegia saat ditugaskan di Ukraina.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
YouTube BBC News
Penampakan ratusan makam misterius di Izyum, wilayah Ukraina yang sempat dikuasai oleh Rusia. Tempat ini diyakini merupakan bukti kuat kejahatan perang yang dilakukan Rusia. Ilustrasi kejahatan perang di Rusia. 

TRIBUNWOW.COM - Komandan tentara bayaran Rusia bernama Andrey Medvedev (26) yang tergabung dalam Grup Wagner kabur ke Norwegia saat ditugaskan di Ukraina.

Medvedev kabur seusai menyaksikan banyak terjadi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) hingga kejahatan perang.

Dikutip TribunWow dari bbc, Medvedev kabur ke Norwegia pada Jumat (13/1/2023) kemudian berakhir ditahan oleh penjaga perbatasan di Norwegia.

Baca juga: Terima Banyak Sindiran karena Serangan Rusia akibatkan Banyak Korban, Ukraina Ungkap Sumbernya

Saat ini Medvedev ditahan di Oslo karena secara ilegal memasuki Norwegia.

Kuasa hukum Medvedev, Brynjulf Risnes menjelaskan bahwa kliennya kabur karena menyaksikan langsung terjadinya kejahatan perang di Ukraina.

Kepala polisi Norwegia bagian Finnmark, Tarjei Sirma-Tellefsen menyampaikan, Medvedev telah mengajukan suaka.

Sebagai informasi, satu dari beberapa kejahatan perang yang disaksikan langsung oleh Medvedev adalah ia melihat bagaimana tentara yang desersi dihabisi oleh sebuah unit khusus di dalam Grup Wagner.

"Singkatnya, dia (Medvedev) merasa dikhianati dan ingin pergi secepatnya," ujar kuasa hukum Medvedev, Risnes.

Menurut penjelasan Risnes, Medvedev turut membawa sejumlah bukti kejahatan perang yang terjadi di Ukraina.

Grup Hak Asasi Manusia (HAM) di Rusia, Gulagu menjelaskan bahwa Medvedev telah bergabung dengan Grup Wagner pada Juli 2022 dan dipercaya membawahi 30 hingga 40 tentara bayaran.

Medevedev yang merupakan eks tentara Rusia juga sempat dipenjara pada tahun 2017-2018.

Sementara itu, bos Grup Wagner, Yevgeny Prigozhin menyebut Medvedev justru telah memperlakukan tahanan secara buruk.

Klaim Prigozhin tersebut dibantah oleh kuasa hukum Medvedev.

Baca juga: 60 Orang Tewas setelah Rusia Luncurkan Misil ke Komplek Apartemen Ukraina di Dnipro

Pengunjung mengenakan kamuflase militer di gedung kantor tentara bayaran Wagner Center di St Petersburg, Rusia.
Pengunjung mengenakan kamuflase militer di gedung kantor tentara bayaran Wagner Center di St Petersburg, Rusia. (AFP/ Olga Maltseva)

Sosok Bos Tentara Bayaran Rusia

Nama kelompok tentara bayaran Grup Wagner sudah tak lagi asing sebab sempat dibicarakan sejak awal terjadinya konflik antara Rusia dan Ukraina.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
RusiaUkrainaTentaraNorwegia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved