Terkini Nasional
Puan Minta Maaf soal Video Viral Dirinya Cemberut Bagikan Kaus hingga Menanam Padi Terbalik
Penjelasan Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani soal video viralnya yang menimbulkan kontroversi.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Saya mau, ayo cepetan, ini panas, rakyat udah harus segera mendapat kaus, mau salaman juga," lanjutnya.
Namun, Puan tak ingin banyak beralasan dan mengakui kesalahannya saat itu.
Peristiwa tersebut membuat Puan banyak belajar sehingga ia berjanji tak akan mengulangi sikap yang sama.
"Enggak boleh terulang, pemimpin dalam situasi apapun tetap harus senyum," lanjutnya.
Puan lantas tersenyum ketika video dirinya menanam padi dengan berjalan maju ditampilkan.
Umumnya, para petani di sawah akan menanam padi dengan cara berjalan mundur atau yang disingkat nandur (nanem mundur-red).
Namun Puan menjelaskan bahwa dirinya saat itu sedang belajar kepada para petani.
Ia pun hanya mengikuti apa yang dicontohkan oleh para ibu di sawah tersebut.
"Saya datang ke situ ketemu ibu petani untuk belajar menanam padi. Belajar loh, karena kan saya bukan petani," ujar Puan.
"Jadi saya ikuti apa yang biasa ibu-ibu petani lakukan, bukannya saya ngarang-ngarang pengin nanem maju."
Baca juga: Puan Maharani Minder? Anak Megawati Tak Yakin bakal Terpilih Jadi Capres 2024 dari PDIP
Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 24.00:
Puan Maharani Dipuji Ngeri-ngeri Sedap
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlihat bersama Ketua DPR RI Puan Maharani saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Himpinan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Senin (21/11/2022).
Dilansir TribunWow.com, dalam acara yang diadakan di Solo, Jawa Tengah tersebut, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia sempat menyinggung kemungkinan Puan menjadi Capres dalam Pemilu 2024.
Bahkan, dalam acara yang juga dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut, Bahlil sempat memuji kiprah politik Puan dan mendesaknya untuk segera mendeklarasikan diri.
Baca juga: Ganjar Pranowo Selesaikan Program 1 Ribu Embung Jateng: Petani Biasa Panen 2 Kali Sekarang Bisa 3