Pilpres 2024
PSI Minta Maaf Telah Dukung Ganjar Pranowo, Mengaku Adik PDIP seusai Disindir Megawati
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merasa disindir Megawati Soekarnoputri dan meminta maaf telah mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Dikutip Kompas.com, Grace lantas menyebutkan bahwa PSI adalah adik dari PDIP sebagai sesama nasionalis.
"Sebagai sesama partai nasionalis, dan boleh disebut sebagai adik PDIP, kami akan selalu berjuang untuk kemajuan dan keutuhan NKRI. Semoga Bu Mega sehat selalu," pungkasnya.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Kadernya Dijagokan PSI hingga Sering Diunggulkan DPW PPP, PDIP Buka Suara
PSI Intensif Kampanyekan Ganjar Pranowo
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan memulai dukungannya terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres dalam Pilpres 2024.
Dilansir TribunWow.com, juru bicara PSI Ariyo Bimmo mengatakan pihaknya akan memulai kembali upaya untuk memasangkan Ganjar dengan aktivis sosial Yenny Wahid.
Sementara itu, PSI belum bisa memutuskan akan bergabung dengan koalisi partai mana dalam pemilu mendatang.
Baca juga: Kader PDIP Ungkap Skenario jika Ganjar Terpilih Jadi Capres 2024: Semua Komponen Partai akan Tunduk
Komitmen dukungan pada Ganjar tersebut dinyatakan Bimmo saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (5/1/2023).
"Bulan Januari kita mungkin akan secara intensif memulai lagi komunikasi politik untuk mendukung Pak Ganjar dan Mba Yenny," kata Bimmo dikutip Kompas.com.
Bimmo juga menegaskan pihaknya akan konsisten mendukung Ganjar yang merupakan kandidat capres hasil musyawarah.
"Karena Ganjar merupakan hasil rembuk rakyat kita. Kita akan terus dukung," lanjutnya.
Terkait rencana koalisi, PSI belum bisa memastikan meski memiliki kecenderungan dekat dengan Partai Golkar dan PAN.
"Ke semua partai yang menurut kami bisa bersama-sama dalam satu visi. Kayak Golkar kemarin sudah ketemu visinya. PAN juga begitu," tandasnya.

Baca juga: Bukan soal Pilpres 2024, Ganjar Pranowo Posting Kompilasi Foto Berdua dengan Gubernur Jatim Khofifah
Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menilai Ganjar merupakan sosok yang pas untuk meneruskan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kemudian, Yenny dipilih menjadi cawapres lantaran latar belakangnya sebagai tokoh perempuan islam yang aktif berkontribusi bagi bangsa.
Menanggapi hal tersebut, Ganjar yang ditemui di Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (6/10/2022), tak banyak memberi komentar.