Breaking News:

HUT PDIP

Kata Ganjar Pranowo dan Puan Maharani atas Kejutan Megawati di HUT ke-50 PDIP, Benarkah soal Capres?

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara soal kejutan di perayaan HUT ke-50 PDIP yang disiapkan Megawati.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Pemprov Jateng
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyalami Ketua DPR RI Puan Maharani di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Minggu (11/12/2022). Terbaru, Puan dan Ganjar buka suara terkait kejutan yang telah dipersiapkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam acara HUT ke-50 PDIP, Selasa (10/1/2023). 

"Kalau kemudian besok tiba-tiba ada surprise, siapa nama bakal calon capres atau cawapres PDI Perjuangan akan disampaikan, kemungkinan bisa saja," ujar Puan dikutip Tribunnews.com.

Namun, seperti halnya Ganjar, putri kandung Megawati tersebut juga tak mengetahui kejutan yang telah dipersiapkan.

"Kan tidak mungkin saya menanyakan ke ketua umum. Namanya surprise ya enggak ada yang tahu, yang tahu cuma ketua umum saja," ujar Puan.

"Timingnya kita tunggu kapan yang menurut ketum kami Bu Megawati itu merupakan timing yang paling tepat untuk pengumuman capres cawapres."

Baca juga: PSI Intensif Kampanyekan Ganjar Pranowo Mulai Bulan Ini, akan Dipasangkan dengan Yenny Wahid

Megawati Santer Diisukan Kembali Nyapres

Beredar isu akan adanya pengumuman kandidat capres yang akan diusung PDIP dalam perayaan HUT ke-50 partai berlambang banteng tersebut.

Dilansir TribunWow.com, alih-alih Ganjar Pranowo atau Puan Maharani, nama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri turut muncul sebagai bakal capres.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Viva Yoga Mauladi justru menyambut baik.

Baca juga: PSI Intensif Kampanyekan Ganjar Pranowo Mulai Bulan Ini, akan Dipasangkan dengan Yenny Wahid

Saat dihubungi, Senin (9/1/2023), Viva menilai wacana tersebut sebagai sesuatu yang begitu luar biasa.

"Sesuatu yang fenomenal dan spektakuler jika Bu Mega dicalonkan oleh PDIP di Pilpres 2024," ucap Viva dikutip Tribunnews.com.

"Mengapa begitu? Karena selama ini publik difokuskan di figur Mbak Puan dan Mas Ganjar saja, sedangkan Bu Mega diposisikan menjadi important decision makers."

Megawati saat acara peresmian 25 kantor baru PDIP yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (30/5/2021).
Megawati saat acara peresmian 25 kantor baru PDIP yang dilaksanakan secara virtual, Minggu (30/5/2021). (Tribunnews.com/ Ist)

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Disebut sedang Negosiasi untuk Maju Pilpres dengan Cara Mengakrabi Puan

Meski pernah menjabat sebagai kepala negara, Viva menyebut pencalonan Megawati dalam Pilpres 2024 tidak bertentangan dengan undang-undang.

Pasalnya, Megawati baru menjabat sebagai Presiden selama satu periode.

"Secara yuridis, jika PDIP mencalonkan Bu Mega, dalam periodesasi kepresidenan tidak melanggar UUD RI 1945 dan undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu karena Bu Mega hanya pernah menjabat satu periode," terang Viva.

Menurutnya, wanita berjuluk 'Ibu Banteng' tersebut memiliki kualitas yang tak kalah mumpuni dibanding kandidat lain.

Halaman
123
Tags:
Ganjar PranowoPuan MaharaniPDIPMegawati SoekarnoputriCapres 2024Pilpres 2024
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved