Breaking News:

Terkini Daerah

Berita Ganjar Pranowo: Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Jateng Larang Melaut hingga Sedia Logistik

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengadakan rakor untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang memicu terjadinya bencana.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memimpin rakor penanganan bencana di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/1/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempersiapkan jajarannya untuk menghadapi cuaca ekstrem yang masih akan terus berlangsung.

Dilansir TribunWow.com, Ganjar menginstruksikan beberapa tindakan antisipatif untuk meminimalisir akibat bencana tersebut.

Antara lain pelarangan nelayan untuk melaut hingga memotong pohon di pinggir jalan serta menyiapkan logistik.

Baca juga: Ganjar Terima Komplain Ibu-ibu di Stasiun Tawang Panik Tiket Kereta Hangus: Tenang Ini Bukan Demo

Permasalahan ini menjadi pembahasan utama dalam rapat koordinasi penanganan bencana di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jawa Tengah, Senin (2/1/2023).

Dikutip tayangan video di Instagram @ganjar_pranowo, Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati memperingatkan cuaca ekstrem tersebut diprediksi akan terjadi mulai tanggal 1 hingga 10 Januari 2023.

"Prakiraan hujan untuk wilayah kota Semarang potensi hujan dalam 10 hari, mulai tanggal 1 sampai tanggal 10 Januari 2023, dapat mencapai 150 milimeter," kata Dwikorita Karnawati.

"Yang berbahaya, hujan 10 hari turunnya tidak mau adil setiap hari dibagi 10, alam biasanya tidak begitu."

"Seperti kemarin itu, hujan untuk satu bulan turun satu hari. Itu yang dikatakan ekstrem."

Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait ancama cuaca ekstrim hingga 10 hari mendatang, Selasa (3/1/2023).
Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait ancama cuaca ekstrim hingga 10 hari mendatang, Selasa (3/1/2023). (Instagram @ganjar_pranowo)

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Hadiri Perayaan Natal di Sejumlah Gereja di Semarang Didampingi Gus Yasin

Ditemui seusai rakor, Ganjar menyatakan pihaknya sudah berupaya melakukan modifikasi cuaca untuk menanggulangi hujan ekstrem.

"Dengan modifikasi cuaca yang ada, alhamdullilah kemarin berhasil. Saya berterima kasih sekali dibantu. Karena itu membereskan banyak," ungkap Ganjar.

Hanya saja, modifikasi tersebut belum mampu mengatasi angin kencang maupun banjir rob dari laut.

"Tapi ingat ya, anginnya enggak (dimodifikasi-red) loh. Masih ada potensi. Tapi ingat ya, robnya masih akan tinggi, karena bulan purnama sebentar lagi. Maka saya minta patroli tanggul."

"Karena ada angin tinggi saya minta, pohon yang tinggi dipangkas, dicukur. Ini kita minta agar semuanya menyadari."

Dikutip dari Kompas.com, Ganjar juga memerintahkan agar pemerintah terkait melarang nelayan untuk melaut sementara waktu.

"Kalau cuacanya tidak mungkin, buatlah edaran tidak boleh melaut. Kita lindungi nelayan, siapkan logistik bantuannya. Nanti dari Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng membantu," tutur Ganjar.

Ganjar juga mewanti-wanti pemerintah daerah untuk mempersiapkan logistik, relawan serta peralatan yang dibutuhkan jika bencana terjadi.

Begitupun terkait sarana dan prasarana seperti kondisi jalur transportasi maupun pohon peneduh pinggir jalan.

"Pastikan logistik ada, kalau tidak, segera komunikasi dengan kami di Pemprov. Agar kami bisa bergerak dengan caranya. Pastikan relawan dan peralatannya semua on. Gak boleh ada yang rusak. Semua siap," tutur Ganjar.

"Urusan jalan perhubungan, agar memonitor jalur-jalur transportasi. Saya minta pohonnya dicukur karena angin masih akan muncul."

Baca juga: Geger Baznas Ikut Renovasi Rumah Kader PDIP, Ganjar Tegaskan Tak Pilih Kasih Bantu Warganya

Ganjar Pranowo Bersepeda Terabas Banjir

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo nekat bersepeda menerjang banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dilansir TribunWow.com, aksi tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung tanggul yang jebol di kawasan pantai Marina.

Dalam unggahannya, Ganjar juga menjelaskan mengenai sistem kerja pemerintah daerah Jawa Tengah dalam mengatasi banjir yang melanda wilayahnya.

Baca juga: Ganjar Terima Komplain Ibu-ibu di Stasiun Tawang Panik Tiket Kereta Hangus: Tenang Ini Bukan Demo

Kolase potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengayuh sepeda di tengah banjir untuk meninjau tanggul jebol di kawasan Pantai Marina, Semarang, Jawa Tengah, diunggah Senin (2/1/2023).
Kolase potret Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengayuh sepeda di tengah banjir untuk meninjau tanggul jebol di kawasan Pantai Marina, Semarang, Jawa Tengah, diunggah Senin (2/1/2023). (Instagram @ganjar_pranowo)

Melalui akun Instagram @ganjar.pranowo, Ganjar intens memperlihatkan perkembangan penanggulangan banjir di Jawa Tengah.

Kali ini, Senin (2/1/2022), Ganjar membagikam kegiatannya saat bersepeda sekaligus melihat langsung kondisi banjir di kawasan Marina.

Ia berkali-kali mengayuh sepeda merahnya di genangan air yang memenuhi sejumlah jalan yang dilalui.

Ganjar juga sempat berinteraksi dengan warga dan menanyakan kondisi air yang telah meninggi hingga selutut orang dewasa.

Ia juga mewawancarai langsung beberapa orang mengenai pelaksanaan sistem penanganan banjir tersebut.

"Sudah ada penanganan dari pengelola?," tanya Ganjar.

"Belum ada statement sih yang diberikan, jadi saya belum tahu," jawab seorang warga.

"Jadi yang jebol sebelah mana?," tanya Ganjar lagi.

"Tanggul yang sebelah timur," tunjuk wanita bertopi tersebut.

Ganjar lantas mengayuh sepedanya ke arah yang diperlihatkan sang wanita dan mendapati air dari laut telah menggenang di wilayah sekitarnya.

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Dinilai Belum Tentu Didukung PDIP dan Sulit Diusung KIB Jadi Capres 2024

Adapun dalam kolom keterangan, Ganjar menjelaskan alasan dirinya kerap melakukan pemantauan langsung.

"Banyak yang bertanya kenapa kok saya turun sendiri, bukan dinas teknis. Sistem koordinasinya bagaimana?," tulis Ganjar.

Ia lantas menerangkan bahwa sistem koordinasi dengan pemerintah daerah sudah berjalan baik.

Hanya saja, Ganjar secara pribadi merasa bertanggung jawab untuk melakukan pengecekan.

"Jadi teman-teman, sistem sudah berjalan.

Seluruh dinas terkait baik Pemkot maupun Pemprov sudah bekerja, turun ke lapangan, dan berkoordinasi secara intens. Namun saya perlu turun sebagai bentuk tanggung jawab. Juga untuk check and balance.

Apakah laporan ke atas sudah sesuai fakta lapangan. Apakah keluhan masyarakat sudah ditindaklanjuti dengan maksimal.

Karena kita terbiasa gotong royong dalam bekerja, maka masalah apapun harus diselesaikan bersama. Mohon doa."

Baca juga: Bantu Renovasi Rumah Kader PDIP, Ganjar Pranowo Pakai Dana APBN dan Baznas: APBD Prov Tak Cukup

Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (2/1/2023).
Unggahan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (2/1/2023). (Instagram @ganjar_pranowo)

(TribunWow.com/Via)

Berita lain terkait Ganjar Pranowo

Tags:
Ganjar PranowoJawa Tengahcuaca ekstremInstagramBMKGDwikorita Karnawati
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved