Pilpres 2024
Prabowo Subianto Diwanti-wanti Kiai NU soal Politik, Sekjen Gerindra Beberkan Isi Obrolan
Baru-baru ini Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan para Kiai NU di Jawa Timur (Jatim).
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto baru saja melakukan pertemuan dengan para tokoh Kiai Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan pimpinan sejumlah pondok pesantren di Surabaya, Senin (26/12/2022).
Dalam pertemuan tersebut, Prabowo sempat diperingatkan agar tidak hanya memanfaatkan NU untuk kepentingan politik semata.
Dikutip TribunWow dari Kompas, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan ada beberapa hal yang dipesankan oleh para Kiai NU kepada Prabowo.
Baca juga: Kumpulan Statement Jokowi soal Prabowo terkait 2024, Sebut Jatah Prabowo hingga Rambut Putih
"Kepada Pak Prabowo para kiai sepuh berharap agar pondok pesantren jangan dianaktirikan. Memang nyatanya banyak santri di ponpes-ponpes yang memiliki kemampuan dan pemikiran luar biasa," ujar Muzani.
"Mestinya itu bisa digunakan bagi kepentingan negara lainnya, tidak hanya di ponpes. Karena itu perlu ada afirmasi persamaan. Kiai-kiai sepuh juga berharap agar NU sebagai kekuatan besar tidak hanya digunakan sebagai kendaraan politik semata."
Muzani menerangkan, saat bertemu para kiai, Prabowo mengungkit peran NU dalam menjaga keutuhan negara serta peran NU di masa lalu.
"Seperti tahun 1945 dalam peristiwa 10 November, di mana fatwa jihad telah jadi bukti dan contoh bagi perjuangan bangsa kita," ungkap Muzani.
Muzani turut mengungkit peran NU pada peristiwa G30S PKI di tahun 1965 hingga pada tahun 1998 saat masa peralihan kekuasaan Orde Baru ke reformasi.
Beberapa tokoh yang hadir dalam silaturahmi tersebut adalah KH Nurul Huda Jazuli dan Gus Abdurrahman Kautsar dari Ponpes Ploso Kediri.
Kemudian, KH Anwar Mansur dari Ponpes Lirboyo, KH Ubaidilah Faqih Ponpes Langitan Tuban, KH Fuad Nurhasan Ponpes Sidogiri Pasuruan, KH Ali Masyhuri Sidoarjo.
Lalu, KH Marzuki Mustamar Malang, KH Abdul Matin Tuban, KH Ahmad Faiz Abdul Haq Ponpes Nurul Jadid Probolinggo.
Gus Fahim Ruyani dari Ponpes Ploso Kediri, KH Cholil Nawawi Jalil Ponpes Sidogiri Pasuruan, Gus Adibus Soleh Anwar Ponpes Lirboyo Kediri, Lora Karrol Schal Ponpes Syaikhona Kholil Bangkalan, Gus Aliki Banyuwangi, dan Gus Alawi Ubaidilah Faqih dari Ponpes Langitan Tuban turut hadir.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Buat Megawati Alami 4 Dilema Terkait Posisi Capres PDIP atau Cawapres Prabowo

Kelemahan Prabowo di 2024
Masih ada waktu cukup lama sebelum pemilihan presiden (Pilpres) 2024 dimulai.
Namun elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2024 saat ini dinilai sudah maksimal.