Piala Dunia 2022
Statistik Mengerikan Kiper Konyol Portugal Kontra Ghana Diogo Costa di FC Porto, Tak Bisa Diremehkan
Kiper muda Timnas Portugal, Diogo Costa, miliki catatan statistik mengerikan bersama FC Porto meski di laga kontra Ghana lakukan blunder fatal.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kiper muda Timnas Portugal, Diogo Costa jadi sorotan seusai di laga kontra Ghana hampir saja catatkan blunder fatal di detik akhir jelang pertandingan usai.
Dilansir TribunWow.com, Timnas Portugal berhasil mengandaskan perlawanan Ghana di laga perdana grup H dengan skor 3-2.
Tiga gol Portugal berhasil dilesatkan oleh Cristiano Ronaldo (65' P), Joao Felix (78') dan Rafael Leao (80').
Sedangkan dua gol balasan Ghana berhasil dicatatkan oleh Andrew Ayew (73') dan Ousman Bukari (89').
Baca juga: Momen Kebodohan Diogo Costa Hampir Buat Portugal Imbang Lawan Ghana di Piala Dunia 2022
Di detik akhir jelang laga usai, Diogo Costa hampir saja membuyarkan euforia kemenangan timnya.
Pada momen tersebut, Diogo Costa yang tak mengetahui ada sosok Inaki Williams di belakangnya meletakkan bola begitu saja untuk mengulur waktu.
Inaki Williams spontan langsung mencoba menyerobot bola dari penguasaan Diogo Costa.
Beruntung, Inaki Wiliams yang sudah mendapatkan bola tak mampu dengan sempurna melakukan penguasaan.
Sontak Diogo Costa dengan refleknya menutup dengan kaki kanan yang kemudian juga ditutup oleh Williams.

Baca juga: Saat Guru Cristiano Ronaldo di Korea Selatan Tak Kuasa Bungkam Uruguay, Portugal Jadi Pelampiasan?
Sejatinya, jika tak ditutup oleh Williams, pesta kemenangan perdana Portugal di Piala Dunia 2022 bisa buyar karena aksi konyol Diogo Costa.
Meski lakukan aksi konyol di laga perdana Portugal, namun sebenarnya, sosok Diogo Costa merupakan kiper andalan FC Porto yang dalam beberapa musim tampil impresif.
Kiper asli jebolan FC Porto itu di musim ini sukses catatkan statistik mengerikan di bawah mistar Dragoes (julukan FC Porto-red).
Tercatat, Diogo Costa telah bukukan 24 pertandingan di musim ini dengan mampu catatkan 11 cleansheet dan hanya 20 kali kebobolan.
Dengan total menit bermain mencapai 2160 menit bermain di empat ajang berbeda.
Selain itu, total 8 gelar telah ia rengkuh sepanjang kariernya hingga di usianya yang ke-23 tahun saat ini.