Breaking News:

Gempa di Cianjur

Nasib 2 Ibu Hamil yang Jadi Korban Gempa Cianjur, sempat Terdengar Suara Lirih dari Reruntuhan

Dua orang wanita yang tengah mengandung dilaporkan menjadi korban gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Tribunnews.com/ Adi Suhendi
Rumah Dini Hamdani (52) di RT3 RW 2 Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur hancur setelah diterjang gempa, Senin (21/11/2022). Terbaru, dua orang wanita yang sedang mengandung dilaporkan ikut menjadi korban gempa. 

TRIBUNWOW.COM - Dua orang wanita yang sedang mengandung di kawasan Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilaporkan ikut menjadi korban gempa.

Dilansir TribunWow.com, penduduk sekitar mengaku sempat mendengar suara rintihan dari sekitar lokasi reruntuhan.

Seorang wanita berhasil ditemukan, sementara yang lain diduga masih tertutup timbunan.

Baca juga: Bantuan Jokowi untuk Korban Gempa Cianjur, dari Makanan Siap Saji hingga Dana Rp 50 Juta per Rumah

Adalah Indri Rahmawati (23), seorang ibu muda yang sedang mengandung selama hampir lima bulan.

Menurut penuturan ibunya, Ipah (47), anaknya sempat berpamitan hendak pergi ke warung untuk membeli makanan kecil.

Setelah dari warung, Indri mampir ke rumah seorang kerabat, namun setelah itu tak terdengar lagi kabarnya.

"Dari rumah kerabatnya itu ia sudah pamit untuk pulang, saat berjalan pulang tersebut terjadi gempa dan semua rumah ambruk ke jalan," kata Ipah dikutip TribunJabar.id, Rabu (23/11/2022).

"Ada yang melihat anak saya berteduh karena saat gempa terjadi gerimis juga," imbuhnya.

Gempa guncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022).
Gempa guncang Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (BNPB via Tribunnews.com)

Baca juga: Kisah Para Korban Selamat Gempa Cianjur, Berdarah-darah Naik Motor hingga sempat Tertimbun Tembok

Sang suami yang baru pulang dari Jakarta, telah berusaha mencari keberadaan Indri namun tak membawa hasil.

Namun dilaporkan bahwa tiga orang warga sempat mendengar suara lirih dari sebuah rumah yang ambruk.

Diyakini bahwa suara tersebut berasal dari Indri, meski hingga kini warga masih belum berhasil melakukan penyelamatan.

Sementara itu, DS (22) yang juga sedang mengandung selama 9 bulan, dinyatakan tewas meski sempat dilarikan ke RSUD Cimacan.

DS yang sedang berada di dapur, berhasil dievakuasi setelah tertimbun reruntuhan rumahnya sendiri kala gempa terjadi.

"Informasi dari suami korban juga yang bersangkutan sedang hamil sembilan bulan dan kami juga melihatnya dengan kondisi demikian," terang Komandan Tim Basarnas Jakarta, Chandra Winata kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (22/11/2022).

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved