Pilpres 2024
Berita Ganjar Pranowo: Respons Puan Maharani Ditanya soal Elektabilitas yang Jauh di Bawah Ganjar
Sikap Puan Maharani saat ditanya terkait elektabilitasnya yang jauh berada di bawah Ganjar Pranowo.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
Kondisi berbeda tampak ketika Ganjar diasumsikan menjadi nama yang diusung oleh PDIP.
Terlihat elektabilitas partai meningkat tajam dengan pemilih sebanyak 43 persen suara, disusul 33% responden tetap tidak memilih, dan 24% tak menjawab.
"Kalau dimasukan Ganjar, naik cukup tajam. Intinya, bukan soal persennya, Ganjar memperkuat PDI-P secara signifikan, persisnya," kata pendiri lembaga SMRC, Saiful Mujadi, dikutip kanal YouTube SMRC TV, Kamis (29/9/2022).
"Nah jadi kalau dilihat ini, hasil efek terhadap PDI Perjuangan, yang paling bagus adalah Ganjar, dia punya pengaruh sekitar 15 persen."

Baca juga: Berita Ganjar Pranowo - Ini Jawaban Puan soal Rivalitas Dewan Kolonel dan Dewan Kopral: Hanya Nama
Dari hasil survei tersebut, maka disimpulkan Ganjar adalah tokoh yang akan membawa elektabilitas PDIP melonjak.
Bahkan, ia juga mengalahkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jika keduanya diasumsikan akan diusung PDIP.
"Kalau dilihat inginnya adalah kader sendiri yang menjadi presiden, dan juga memperkuat parpol, maka Ganjar adalah pilihan terbaik untuk PDI Perjuangan," tandasnya.
Baca juga: Berita Ganjar Pranowo: Jika Gubernur Jateng Tak Dicalonkan PDIP, Relawan akan Pindah ke Prabowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kian lama makin menonjol popularitasnya di kalangan rakyat Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, hal ini dibuktikan dengan tingkat elektabilitasnya yang begitu tinggi sebagai kandidat calon presiden 2024.
Ganjar bahkan menduduki peringkat satu dan mengalahkan nama besar lainnya dalam survei yang digelar lembaga Charta Politika pada bulan September 2022.
Baca juga: Puan Masih Dijagokan, PDIP Kesampingkan Elektabilitas Ganjar? Politikus: Warna Bagi Masyarakat
Hasil survei ini dibagikan melalui laman chartapolitika.com dengan judul 'Hasil Rilis Survei Nasional Kondisi Sosial Politik dan Peta Elektoral Pasca Kenaikan Harga BBM'.
Dalam keterangannya, pihak Charta Politika merinci waktu survei serta para responden yang berasal dari berbagai provinsi.
"Survei dilakukan pada tanggal 6 – 13 September 2022, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah sampel sebanyak 1220 responden, yang tersebar di 34 Provinsi," bunyi keterangan tersebut.
"Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ±(2.82 persen) pada tingkat kepercayaan 95 persen."
Melalui surveinya, Charta Politika memperlihatkan hasil bahwa pada sisi peta elektoral, PDIP, Gerindra dan Golkar menjadi tiga partai politik pilihan publik
tertinggi.