Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar
Heboh Video Rizky Billar Ditegur Warga karena Ngebut di Perumahan, Suami Lesti Langsung Minta Maaf
Beredar video saat Rizky Billar ditegur warga karena ngebut di jalanan perumahan.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
"Nggak ada, nggak ada pindah rumah, rumahnya masih tetep kok," ujar Bobby, dikutip dari kanal YouTube SCTV, Jumat (28/10/2022).
Baca juga: Postingan Pertama Lesti Kejora setelah Kasus KDRT dengan Rizky Billar, Ada Aurel hingga Dinda Hauw
Reaksi Pakar Mikro Ekspresi
Pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar kembali tampak bersama seusai menghebohkan publik karena kasus KDRT.
Dilansir TribunWow.com, Lesti Kejora dan Rizky Billar terlihat keluar rumah bersama menuju mobil.
Meski tak terlihat bergandengan, penampakan Lesti Kejora dan Rizky Billar menuai beragam reaksi.
Satu di antaranya dari pakar mikro ekspresi Kirdi Putra.
Dalam kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (26/10/2022), Kirdi Putra menyebut kebersamaan Lesti dan Rizky Billar tak bisa menunjukkan rumah tangga keduanya baik-baik saja setelah kasus KDRT.

Baca juga: Sahabat Rizky Billar Ungkap Kegiatan sang Aktor setelah Kasus KDRT Lesti Kejora, Sudah Nongkrong?
"Buat saya bagaimana cara mereka berinteraksi belum melambangkan apa pun bahwa mereka mengalami kedekatan seperti dulu waktu awal-awal menikah," ujar Kirdi.
"Dan Lesti baru mengalami prahara, sebulan, dua bulan, tiga bulan kelihatan masih kayak pengantin baru."
"Karena harus nunjukkin bahwa mereka sudah balik normal," imbuhnya.
Menurut Kirdi, kini Lesti dan Rizky Billar seolah menjadi pasangan baru setelah kasus KDRT yang menjeratnya.
Kendati demikian, ia juga tak menutup kemungkinan Lesti dan Rizky Billar benar-benar kembali harmonis.
"Sampai orang-orang mulai biasa lagi baru habis itu balik kayak biasanya," jelas Kirdi.
"Mungkin terjadi lagi, mungkin baik-baik juga."
Seusai KDRT, kata Kirdi, Lesti dan Rizky Billar perlu penanganan pihak profesional untuk memulihkan mental mereka.
"Tapi orang yang pernah mengalami siklus kekerasan, baik pelaku maupun korban, enggak bisa baik-baik saja terus."
"Tanpa adanya profesional, pakar kesehatan mental," tandasnya. (TribunWow.com)