Breaking News:

Pilpres 2024

Beda Nasib dari Anies, Prabowo Disebut Selamat dari Hujatan karena Mesra dengan Jokowi dan Megawati

Pengamat politik menganalisis perbedaan antara Prabowo dan Anies Baswedan seusai keduanya mendeklarasikan diri menjadi capres 2024.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Tribunnews/FOTO DOK./Akhdi Martin Pratama
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat mengunjungi kawasan Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Sabtu (7/1/2017) didampingi Anies Baswedan. Terbaru, banyak pihak memberikan reaksi berbeda saat Prabowo dan Anies mendeklarasikan diri maju sebagai capres 2024. 

Dikutip TribunWow dari Kompas, kecurigaan ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Nasdem Hermawi Taslim.

Baca juga: Beri Wejangan soal Capres 2024 di HUT Golkar, Jokowi Disebut Sindir soal Anies Baswedan

Taslim menyebut ada oknum elite parpol yang menggunakan siasat politik kompor.

"Politik kompor ada, maaf saya harus bilang, ada oknum elite politik karena di partai itu hanya itu yang ngomong. Itu terus yang ngomong, yang lain tidak ngomong. Coba menjauhkan Anies dengan Jokowi, membangun narasi-narasi kebencian," ujar Taslim di Hotel Amaris, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).

Calon presiden Joko Widodo (kiri) dan juru bicaranya Anies Baswedan saat tengah bersantai di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014).
Calon presiden Joko Widodo (kiri) dan juru bicaranya Anies Baswedan saat tengah bersantai di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (22/7/2014). (KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADO)

Taslim tak menyebut siapa yang melakukan provokasi ini namun ia menegaskan taktik tersebut telah gagal.

Taslim menjelaskan hubungan antara Anies dan Jokowi tetap baik-baik saja.

Ia memberikan bukti bagaimana Anies sempat datang menemui RI 1 di Istana Negara dalam rangka pamit setelah menghabiskan masa tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Faktanya, Pak Anies diterima oleh Pak Jokowi. Tidak sembarang Jokowi menerima orang kan. Tidak sembarang juga pasti penuh perhitungan, penuh keyakinan. Kenapa baru sekarang? Ya karena sekarang hubungannya sudah hubungan person," terang Taslim.

"Jadi yang kita happy sekarang adalah upaya-upaya pengomoporan Presiden tidak mempan. Politik kompor tidak laku. Dan di situlah kematangan kita sebagai sebuah bangsa," kata Taslim.

Gerindra ikut memberikan tanggapan soal NasDem yang curiga adanya praktik politik kompor.

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa Gerindra tidak terlibat dalam tudingan yang disampaikan oleh NasDem.

Dasco turut menasihati agar NasDem tidak membiarkan berkembangnya perasaan saling curiga.

"Tapi yang paling penting dalam suasana kebatinan seperti ini, marilah kita sama-sama itu tidak kemudian saling mencurigai," ujar Dasco, Senin (24/10/2022).

Dasco menyarankan agar NasDem ikut bersama-sama membangun ketahanan ekonomi dan keamanan nasional.

"Kalau itu terjadi, tentunya pileg, pilpres akan lancar," imbuh Dasco.

(TribunWow.com/Anung)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Anies BaswedanPrabowo SubiantoJokowiMegawati
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved