Breaking News:

Tragedi Arema Vs Persebaya

VIDEO Polri Klaim Gas Air Mata Kedaluwarsa di Kanjuruhan Tak Berbahaya, TGIPF: Justru Mematikan

Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan menyatakan bahwa tembakan gas air mata oleh personel Polri kepada Aremania bersifat mematikan.

"Jadi eskalasi yang harusnya sudah terkendali kalau kita lihat dengan cermat itukan terkendali sebenarnya, itu terkendali tapi semakin memanas ketika ada gas air mata," kata Anam.

"Nah gas air mata ini lah yang penyebab utama adanya kematian bagi sejumlah korban," sambung dia.

Sebelumnya, kecurigaan kandungan gas air mata ini diungkapkan presiden hingga panpel Arema.

Presiden Jokowi Curiga

Jenis gas air mata yang diduga menjadi pemicu tragedi Kanjuruhan hingga menewaskan 131 orang, ternyata tak luput dari sorotan Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi secara spesifik menanyakan jenis gas air mata yang dipakai saat tragedi Kanjuruhan dalam rapat koordinasi di istana negara.

Hal ini diungkapkan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam wawancara di program Rosi, Kompas TV, Kamis (6/10/2022).

Awalnya Mahfud ditanyakan tentang pernyataan Presiden Jokowi bahwa permasalahan dalam tragedi Kanjuruhan adalah pintu yang terkunci dan tangga yang terlalu tajam.

Seperti diketahui, pernyataan Jokowi ini menjadi sorotan luas karena tidak menyangkut akar permasalahannya yang diduga dipicu dari gas air mata.

Menanggapi hal ini, Mahfud MD mengungkapkan pernyataan Presiden itu sengaja dipotong oleh netizen karena itu diucapkan saat meninjau stadion Kanjuruhan.

Sementara sebelum-sebelumnya, Presiden Jokowi banyak mengungkap fakta lain termasuk soal gas air mata.

Bahkan saat rapat di Istana Negara, gas air mata ini menjadi perhatian serius Jokowi.

"Ketika memanggil saya itu beliau menyoroti, pertama soal kemanan. Lalu, soal gas air mata. Kok bisa sampai segitu fatalnya. Jenis gas air mata apa yang digunakan, supaya diselidiki," ungkap Mahfud.

Bahkan presiden juga mengurai bahwa gas air mata bisa sangat berbahaya jika di atasnya tertutup.

"Tapi Ini (stadion Kanjuruhan) kan terbuka. Coba itu diselidiki mendalam, soal gas air mata ini," kata Mahfud mengungkap instruksi presiden.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Tags:
Arema FCPersebayaTragedi KanjuruhanStadion KanjuruhanMalangJawa TimurPolriTGIPF
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved