Breaking News:

Liga 1

Nasib Matias Malvino, Tak Punya Kesempatan Bersinar di Arema FC, Kini Terdampar di Liga 2 Uruguay

Eks pemain asing Arema FC, Matias Malvino, mengalami nasib kurang beruntung seusai hengkang dari tim Singo Edan.

Penulis: Aulia Majid
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Instagram/@aremafcofficial
Eks pemain asing Arema FC asal Uruguay, Matias Malvino. Matias Malvino mengalami nasib kurang beruntung seusai hengkang dari tim Singo Edan. 

TRIBUNWOW.COM - Eks pemain asing Arema FC asal Uruguay, Matias Malvino, mengalami nasib kurang beruntung seusai hengkang dari tim Singo Edan.

Dilansir TribunWow.com, Matias Malvino sendiri adalah bek asing asal Uruguay yang didatangkan Arema FC era Mario Gomez di Liga 1 2020 lalu.

Matias Malvino menjadi satu dari trio Amerika Latin yang didatangkan Mario Gomez untuk memperkuat Arema FC di Liga 1 2020.

Matias Malvino datang bersama Jonathan Bauman dan Elias Alderete dan menjadi trio pemain asing Arema FC, serta sosok Oh In-kyun yang melengkapi slot Asia tim Singo Edan.

Baca juga: Tak Hanya Aremania yang Jadi Korban, 1 Bonek Ikut Meregang Nyawa pada Tragedi Arema FC Vs Persebaya

Matias Malvino yang sempat menjadi jawara Liga Uruguay tentunya diharapkan mampu memperkokoh lini belakang Arema FC.

Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, Matias Malvino didatangkan Arema FC dari klub Liga Uruguay, yakni Defensor, pada 30 Januari 2020 lalu.

Matias Malvino sendiri memiliki harga pasaran yang cukup tinggi sebelum didatangkan Arema FC, yakni sebesar Rp 8,69 miliar.

Namun, berkat adanya pandemi COVID-19 yang melanda Liga 1 2020 bahkan dunia pada gelaran musim 2020/2021 lalu, akhirnya Matias Malvino dan Arema FC harus berhenti bermain karena kompetisi yang diberhentikan.

Matias Malvino tercatat sudah tampil sebanyak dua kali dalam mengawal lini pertahanan Arema FC.

Tiga pemain asing anyar Arema FC, Jonathan Bauman (kiri), Matias Daniel Malvino Gomez (tengah), dan Elias Alderete (kanan).
Tiga pemain asing anyar Arema FC, Jonathan Bauman (kiri), Matias Daniel Malvino Gomez (tengah), dan Elias Alderete (kanan). (Instagram/@aremafcofficial)

Baca juga: Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Bertambah, Manajer Arema FC Ucap Bela Sungkawa

Usai hengkang dari Arema FC, Matias Malvino sempat menganggur tanpa klub di gelaran musim 2020/2021 lalu.

Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, Matias Malvino harus melanglangbuana di Liga Uruguay demi mendapat menit bermain.

Usai menganggur, Matias Malvino sempat bergabung dengan klub asal Liga Uruguay, yakni Cerrito.

Setelah semusim bermain untuk Cerrito, Matias Malvino akhirnya hengkang dan bergabung ke Miramar yang berkompetisi di Liga kasta kedua Uruguay tersebut pada 26 Januari 2022 lalu.

Berkarier singkat di Miramar, Matias Malvino kini memiliki klub baru, yakni Villa Espanola yang bermain di kasta kedua Liga Uruguay di gelaran musim 2022/2023 ini.

Patut dinantikan bagaimana kiprah selanjutnya dari Matias Malvino yang baru berusia 30 tahun tersebut di musim-musim selanjutnya.

Baca juga: Saran FIFA agar Tragedi Arema FC Vs Persebaya Tak Terulang Lagi, Inginkan PSSI Lakukan Hal Penting

Profil Matias Malvino

Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap dari Matias Malvino

Nama di negara asal      : Matías Daniel Malvino Gómez

Tanggal lahir                    : 20 Januari 1992

Tempat kelahiran            : Montevideo Uruguay

Usia                                    : 30

Tinggi                                 : 1,88 m

Kewarganegaraan            : Uruguay Uruguay

Posisi                                  : Bek - Bek-Tengah

Kaki                                     : kanan

Agen pemain                     : Fetama Sports Management

Klub Saat Ini                      : Deportivo Villa Española

Bergabung                         : 15 Juli 2022

Kontrak berakhir               : -

Statistik Matias Malvino

Arema FC: 2 pertandingan, 1 kartu kuning, 163 menit bermain

Defensor SC: 66 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 17 kartu kuning, 1 kartu kuning kedua, 3 kartu merah, 5.514 menit bermain

Deportivo Villa Espanola: 9 pertandingan, 1 gol, 5 kartu kuning, 696 menit bermain

Baca juga: Belum akan Berlatih, Javier Roca Sebut Seluruh Tim Arema FC Butuh Pemulihan Mental

Pemain Arema FC Kena Mental Akibat Tragedi Kanjuruhan

Para pemain Arema FC menjadi saksi bisu tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Sabtu (1/10/2022).

Pasalnya, para pemain Arema FC menyaksikan langsung korban tragedi Kanjuruhan berjatuhan di ruang ganti.

Tepatnya ketika pendukung Arema FC, yakni Aremania hilang kesadaran karena berdesak-desakan ditambah lagi gas air mata yang memberatkan korban.

Banyak korban meninggal dunia saat berada di ruang ganti pemain Arema FC.

Wajar pemain Arema FC merasakan trauma yang mendalam atas tragedi yang merenggut 131 korban jiwa tersebut.

Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, 127 orang meninggal, 2 di antaranya anggota polisi, Minggu (2/10/2022)
Sejumlah suporter Arema FC, Aremania menggotong korban kerusuhan sepak bola usai laga lanjutan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam. Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, 127 orang meninggal, 2 di antaranya anggota polisi, Minggu (2/10/2022) (SURYA/PURWANTO)

Dilansir TribunWow.com dari Bolasport.com pada Jumat (7/10/2022), Manajer Arema FC, Ali Rifki mengakui hal tersebut.

Ali Rifki berencana mengumpulkan pemain Arema FC untuk menanyakan kondisi mental masing-masing.

Kendati demikian, Ali Rifki ingin menyelesaikan urusan dengan keluarga korban tragedi Kanjuruhan terlebih dahulu.

"Nanti setelah kami (manajemen Arema FC) menangani keluarga korban," ucap Ali Rifki.

"Kami akan mengumpulkan seluruh tim dan akan kami tanyakan satu per satu," tambahnya,

"Akan kami bantu apabila terjadi apa-apa dengan mental mereka," jelasnya.

Ali Rifki mengaku sempat komunkasi dengan beberapa pemain Arema FC untuk memastikan mentalnya.

Ternyata beberapa pemain Arema FC mengalami syok akibat menyaksikan langsung korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan.

Kendati demikian, Ali Rifki salut karena beberapa pemain mau menyambangi keluarga korban dan mengesampingkan kondisi mentalnya.

"Tim hari ini, kemarin, saya video call, beberapa tetap berusaha untuk menjaga kondisi, mental," kata Ali Rifki.

"Mereka juga tertekan dengan tragedi kemarin, banyak yang shock, tetapi ada juga yang selalu turun ke keluarga korban," tambahnya. (TribunWow.com)

Baca juga berita lain terkait Liga 1

Tags:
Liga 1 2022Arema FCMatias MalvinoAremaniaTragedi Kanjuruhan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved